Artikel Terakhir
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Desember 2013

‘Pesan Berantai’, Apa yang Salah?

Selasa, 03 Desember 2013 - 0 Comments



By Christie Damayanti


13860458321252760101
www.merdeka.com

….. 8 - 9 - 10 - 11 - 12 - 13 …..

Angka cantik dan sesuai dengan urutannya. Aku tersenyum membaca sebuah BBM di salah satu grup teman2ku tadi pagi. Ya, mengapa tidak? Deret ukur, deretan angka2 cantik sesuai sebuah waktu yang menandakan suatu titik. Apapun itu, ternyata banyak yang percaya, bahkan sangat percaya bahwa waktu cantrik ikut merupakan ‘waktu keberuntungan!’

Hmmm, senyumku lenyap seketika, sewaktu aku membaca lanjutannya! Coba baca deh :
( Untung temanku tidak terpengaruh, dengan peringatan di atas pesan ini )

Please ignore pesaan berantainya:

sembilan hari lagi kita akan melihat Waktu 08:09:10 tanggal 11-12-13, saya harap saya yang pertama untuk memberitahu anda. Tahun ini desember memiliki 5 Senin, 5 Selasa dan 5 hari Minggu. Hal ini terjadi sekali setiap 823 years. Ini disebut tas uang. Jadi kirim ke minimal 7 oяåήԍ, dan uang akan tiba dalam 7-days, berdasarkan Cina Feng Shui. Orang yang tidak mengirim, akan tanpa uang. Kirim berjarak 10 menit dari membaca, tidak bisa sakit, jadi aku melakukannya !  Kami adalah satu-satunya generasi yang telah melihat … 01/02/03 02/03/04 03/04/05 04/05/06 05/06/07 06/07/08 07/08/09 08/09/10 09/10/11 10/11/12 & ampuh, üƍά  memungkinkan merayakan 11/12/13.  Teruskan segera … Anda mungkin menjadi orang pertama yang memberitahu

Untukku sendiri, setiap “waktu” itu adalah baik adanya. Tuhan menciptakan isi dunia ini, termasuk “waktu” sesuai yang DIA inginkan, waktu yang baik bagi setiap individu. Sehingga, dulu ketika ada teman yang bertanya sewaktu aku berencana untuk menikah,

“Kamu ga tanya2 ‘orang pintar’, tanggal baik untuk kamu menikah?”

Aku tertawa mendengarnya! Bahwa jika kita menikah tidak di bawah ‘tanggal baik’, nantinya pernikahan itu akan hancur. Ya, memang pernikahanku memang hancur, tetapi bukan karena aku tidak mengikuti kata2 temanku itu, melainkan karena keegoisan masing2 individunya, bukan karena ‘tanggal baik’nya!

Tetapi ketika aku membaca berita di BBM grup teman2ku, senyumku semakin sirna. Karena angka2 yang menunjukkan tanggal, bulan dan tahun bahkan menunjukkan waktunya ( jam, menit dan detik ) dilakukan tidak denan semestinya. Bahkan ada yang menyebutkan sebagai ‘ancaman’ ……

Orang yang tidak mengirim, akan tanpa uang. Kirim berjarak 10 menit dari membaca, tidak bisa 
sakit, jadi aku melakukannya !

Heh? Memang dia ‘penyihir?’ Memang dia bisa meramal? Semua tanggal dan hari adalah BAIK adanya! Dalam agamaku, tidak diperkenankan untuk percaya dengan hal2 yang tidak masuk akal. Pasti begitu juga pada agama2 yang lain, bukan? Apalagi dengan ‘ancaman’ jika kita tidak melakukannya ……

***

Kebalikan dengan hal2 tersebut diatas, ‘waktu’ yang seperti itu untukku memang menarik! Sangat menarik! Bukan untuk dipercaya dengan sesuatu yang mistis, tetapi justru ‘waktu’ yang unik ini bisa menjadi sebuah momen2 untuk masing2 hidup kita.


Bukan Cuma pameran saja, tetapi setiap ‘tanggal cantik’ seperti ini kami membuat SP ( Sampul Peringatan ) yang hanya menandakan sebuah ‘tanggal cantik’ dan SP ini biasanya dipertukarkan dan dikirimkan kepada sahabat2 atau saling tukar menukar dalam pos, yang pastinya berhubungan dengan prangko ……

Angka2 ….. 8 - 9 - 10 - 11 - 12 - 13 ….. ini yang menandakan waktu jam 8 menit ke-9 detik ke-10 dalam tanggal 11 di bulan 12 ( Desember ) tahun 2013, memang benar2 ‘waktu cantik yang unik!’ Tetapi tidak seharusnya, orang2 yang iseng membuat SMS atau BBM iseng dengan nada ancaman.

Bahkan dengan ‘pesan berantai’ seperti ini pun sudah tidak pada tempatnya ( karena jika kita mengirimkan ke teman2 kita, berarti kita membuang waktu kita, berarti juga kita membuang biaya /cost, walau hanya sedikit sekali, juga berati KITA PERCAYA DENGAN ‘ANCAMAN’ nya! ).

Apalagi dibumbui dengan nada ‘ancaman’, walau sepertinya tidak berarti jika kita benar2 mengabaikannya.

Pesan berantai seperti ini, sudah menjadi bagian dari kita. Apalagi jika kita aktif dan mempunyai teman banyak lewat gadget. Dulu, di SMS. Bayangkan jika kuta menuruti pesan berantai sampai berjulah puluhan atau ratusan yang ditujukan kepada teman2 kita, bayangkan dengan costnya! Dulu tiap SMS sekitar 250 rupiah. Mungkin tidak terlalu memberatkan untuk banyak orang. Tetapi bagaimana dengan waktunya? Dan juga bagaimana dengan ‘pikiran’ kta yag sudah terfokus dengan pesan berantai itu? ( Dulu banyak pesan berantai tentang mendapat kebruntungan pada hari ke-sekian jia mengirim pesan itu ) …..

Ah ….. ada2 saja orang memanfaatkan teknologi. Kreatifitas itu memang perlu, tetapi janganlah dengan yang tidak baik. Teknologi swharusnya bisa membuat manysia terbantu dalam hal apapun, tetapi jika kreatifitas yang tidak pada tempatnya, membuat kita berhadapan dengan bilah pisau. Bahwa teknologi mempunya 2 mata pisau, kemana kita akan ikuti.

Perlahan, teknologi benar2 menjadi ancaman bagi banyak orang. Khususnya generasi muda, yang sebenarnya masih mempunyai jiwa yang labil. Dengan pesan berantai seperti ini, tidak menutup kemungkinan mereka pecaya dengan hal2 seperti itu dan pikirannya akan terfokus untuk ‘mendapatkannya’ atau ‘membuangnya’ jika sesuatu yang jelek.

Dan menurutku, itu adalah PEMBODOHAN!.  

Bahwa seharusnya generasi kita semakin pintar dengan logika2 untuk mengambil keputusan yang tepat bagi kehidupan merea, tetapi justru melahirkan keputusan yang tidak masuk akal …..

Memang ada pesan berantai yang bisa ‘menyelamatkan’ sesorang. Pernah ada pesan berantai untuk meminta sumbangan darah yang tergolong langka. Walau sering HOAX, tetapi ada yang benar2 membutuhkan. Dan ini yang salah! Kasihan untuk orang2 yang benar2 membutuhkan, tetapi ‘pesan berantai’ dari orang2 iseng itu akan ‘membunuh’ beberapa orang yang benar2 membutuhkan ……

Atau juga pesan berantai untuk mengungkap kejahatan. Biasanya polisi akan menelusuri pesan berantai yang berhubungan dengan itu.

Jadi, janganlah kita hanya iseng2 untuk mengerimkan pesan2 seperti itu. Karena jika memang pesan berantai itu benar2 untuk menyelamatkan seseorang atau bahkan untuk menyelamatkan negara, pesan itu ( kemungkinan )akan diabaikan …..

Salam IDKITA Kompasiana, komunitas yang terus peduli ancaman teknologi bagi bangsa, khususnya anak2 dan remaja …..

13860458852119595887

Rabu, 20 November 2013

[Salah SMS?] “Sayang, Butuh Teman untuk Happy Nih….”

Rabu, 20 November 2013 - 0 Comments



By Christie Damayanti


138494229434809365
www.trust.gr

Setelah ratusan SMS ( mungkin sudah ribuan? ) yang menawarkan ‘pinjaman tanpa agunan’ serta ‘pengumuman pemenang’ yang aku tidak tahu tentang undian2, sekarang berganti modus. Bukan sebuah penipuan atau sebuah tawaran untuk pinjaman tanpa agunan, melainkan lebih mengerikan lagi, menurutku! Yaitu tawaran ‘perempuan panggilan’ ……

Lihat tulisanku :



Bergidik bulu kudukku ketika suatu malam beberapa minggu lalu aku mendapatna SMS dari seseorang bernomor telpon 085335984760 yang menawarkan, seperti dibawah ini ( copas langsung tanpa edit dari SMS ku ) :

Sayg, butuh temen untk happy2.. Ak bersedia temenin km dimana aj, tlp ak ya ke 0809-111-2345 ya. 24jam tunggu ya. 24jam


Ya Tuhanku!

Begitu hinakan perempuan yang menjajakan dirinya lewat SMS, bahkan kepada orang2 yang sama sekali tidak dikenalnya! Bahkan dia tidak tahu, siapa yang mempunya nomor itu ( nomorku ). Apakah perempuan itu benar2 membutuhkan uang untuk hidupnya, atakah perempuan itu hanya sekedar mau ‘bersenang2′ saja dan uangnya untuk berfoya2? Atau perempuan itu putus asa mencari ‘calon suami’ atau dia sudah ‘mati rasa?’

Sudah sedemikiannnya kah dunia ini? Sehingga seorang perempuan rela ‘menginjak dirinya sendiri’ untuk menjajakan dirinya kepada lelaki hidung belang? Kasihan sekali mereka ……

Bersamaan dengan bulu kudukku meremang, hatiku pun terirris sedih menyadari bahwa sebagian perempuan melakukan seperti ini. Terbukti, mungkin sekitar 2 atau 2 SMS yang nyasar ke nomorku setiap harinya, menawarkan dirinya ……

Ketika aku mendengar di berita televisi disuatu pagi ( lihat tulisanku Remaja SMP Bertindak Sebagai Mucikari untuk teman2nya Lewat BBM? Ya, Ampun! ), aku semakin shock! Remaja2 SMP, yang seharusnya haus akan ilmu dan belajar untuk masa depannya, tetapi justru mereka mencari uang dengan cara yang salah! Jika mereka membutuhkan uang untuk hidupnya, tidak dengan cara yang demikian, bukan? Kita harus lebih memperhatikan mereka …..

Kembali kepada topik bahasan tulisan ini.

Sebagian perempuan sepertinya mau menggadaikan dirinya lewat jalan pintas seperti ini. Bekerja sedikit, bersenang2 dengan lelaki dan mendapatkan uang banyak! Mereka memang membutuhka uang, tetapi mereka melakukannya dengan cara yang salah!

“Christe, kamu terlalu naif!”

Ada teman yang menyebutku demikian. Tidak apa2. Mungkin juga aku terlalu naif, munking juga aku terlalu bloon dan ‘ga gaul’. Ya, mungkin seperti itu! Ada juga temanku yang ternyata adalah sebagai perempuan yang juga menjajakan ( maaf ) tubuhnya untuk mencari uang. Bahkan seorang teman lama, sengaja mencari aku untuk curhat. Dia menjajakan dirinya benar2 hanya untuk bersenang2 saja, dan uangnya untuk berfoya2 saja!

“Sekali merengkuh, 2 pulau terlewati!”, katanya. Ckckck …..miris hatiku mendengarnya, bahkan waktu itu air mataku sempat mendadak megalir, mendengar kata2nya ……

***

Banyak orang mengira bahwa dunia maya hanya berkutat dengan teknologi internet saja. Tidak! Dunia maya adalah yang berhubungan dengan dunia yang sama sekali ‘tidak terlihat’. Baik di internet,ataupun di gadget yang lain, seperti telpon atau ( dahulu ) pager. Jika kita memang benar2 berteman dalam dunia nyata tetapi bisa behubungan juga di dunia maya, mungkin lebih baik karena kita tahu orangnya.

Tetapi yang mengerikan adalah ketika kita sama sekali tidak mengenal seseorang yang ‘menghampiri kita’ lewat internet. Lewat Faceboo, Twitter atau email. Apalagi ketikaseseorang menghampiri kita lewat SMS atau chat2 yang lain! Sangat mengerikan!

Bayangkan saja. Jika kita menaggapi SMS seperti diatas itu, ada banyak kemungkinan yang akan terjadi :

1.       Seseorang itu benar2 perempuan yang ‘kesepian’, membutuhkan uang atau membutuhkan kesenangan, sehingga dia akan senang jika ada seorang lelaki kaya yang menanggapinya.

2.       Bagaimana jika lelaki yang menanggapi nya adalah seorang lelaki yang tidak kaya? Toh di SMS itu dia tidak menyebutkan apa yang diminta, hanya ‘bersedia untuk menemaninya?’ Maukah dia menyambutnya dan bertemu dengan lelaki itu? Tidak ada yang tahu, bukan?

3. Lalu jika SMS ini diterima oleh lelaki beristri dan menanggapinya, apakah yang terjadi? Semua sudah tahu, kan? Seperti cerita di sinetron saja …..

4.       Bagaimana jika SMS seperti ini nyangkut di sebuah nomor seorang remaja yang masih menggebu2 keingin-tahuannya tentang apap pun? Itu lebih berbahaya lagi, jika dia tidak mendapatkan pendidikan yang baik dari lingkungannya! Dia kemungkingan akan menelpon dan bertemu, dan tidak tahu ujungnya …..

5.       Dan sebagainya, dan sebagainya ……

Yang jelas, SMS seperti ini atau yang lain2 yang tidak jelas ( SMS sampah ), sangat menggangguku! Juga aku yakin untuk sebagian besar orang …..

Sekarang, bagaimana untuk kkita dijauhkan dengan SMS atau ajakan aneh di dunia maya? Baik lewat inetrnet atau ’smartphone?’ Supaya keluarga kita terjauhi dengan keterpurukan?

TIDAK MUNGKIN!

Ya, tidak mungkin! Karena dunia ini, sekarang sudah dipenuhi dengan banyak hal. Teknologi sudah sedemikian maju dan membuat manusia didalamnya mau tidak mau harus ‘masuk’ kedalamnya! Sehingga, dunia yang luar biasa benar ini, menjadi ‘mengecil’ di genggaman tangan kita. Hanya memencet tombol ‘klik’ lewat jari2 kita, maka terpampanglah dunia!

Begitu jua dengan tawaran2 yang ‘menggiurkan’, bagi sebagian orang. Tidak harus mencari diluar sana, bahkantidak harus mencari lewat internet. Bahkan sekarang pun hanya menekan tombol hp dari SMS yang 
kita terima, kita akan disuguhkan  ’sesuatu’ yang ditawarkan …..

Mengerikan sekali!

Sejak aku menerima SMS seperti itu, aku langsung melaporkannya ke 1717. Aku tidak tahu penanganan nya. Tetapi paling tidak, jika 1717 benar2 sebagai tempat untuk melaporkan hal2 yang meresahkan dan megganggu masyarakat, nomor2 diatas akan dibekukan atau ditutup. Sehingga, setidaknya mereka yang mengirimkan SMS itu membeli nomor baru, dan sedikit waktu untuk memulai aksinya lagi. Paling tidak, seperti itulah ……

Seperti copas dari tulisanku sebelumnya :

Bahwa jaman memang sudah berubah dan sama sekali tidak ada ang bisa disalahkan. Dan dengan teknologi yang juga semakin canggih serta dunia ada di tangan kita dengan sebuah gadget, tidak ada yang bisa menolak untuk kita semua bisa ‘jatuh’ dalam keterpurukan. 

Sehingga satu2nya jalan adalah menanamkan sebuah kehidupan berbasis tingkah laku dan pemikiran serta hati yang tulus untuk bisa survive dalam hidup dan masa depan. Bahwa kita dan mereka tidak akan mampu untuk memberantas semua yang jelek2, tetapi usaha kita sebagai orang tua harus semaksimal mungkin untuk mendidik anak2 dan remaja kita tegar berdiri dalam ketulusan hati serta kecerdikan seekor merpati …..

13849423572008400882


Senin, 10 Juni 2013

Remaja SMP Bertindak sebagai Mucikari untuk Teman-temannya lewat BBM? Ya, Ampun!

Senin, 10 Juni 2013 - 0 Comments



By Christie Damayanti


1370840830439471626
sdf1.tv

Apa yang dilakukan remaja2 dengan gadgetnya? Banyak! Apa saja! Jika mereka kreatif, gadget mereka dipakai untuk menunjang kreatifitasan mereka dengan berkegiatan yang positif. Seperti bermusik dengan iPad seperti mas Indra Lesmana ( lihat tulisanku ….. ). 

Atau menulis sebagai blogger dengan laptopnya. Atau juga bisa untuk ‘pamer’ foto2 mereka lewat Instagram atau aplikasi2 yang lain, misalnya. Bahkan bisa jual beli barang2 hobi mereka untuk mengasilkan uang. Itu yang kreatif, yang peduli dengan mimpi dan masa depan mereka. Yang ingin bisa untuk berusaha meningkatkan hidup mereka.

Bagaimana dengan remaja2 yang hanya mau bersenang2 saja? Hanya ingin santai dan bergurau2 saja tanpa menghasilkan sesuatu? Bahkan hanya unyuk menggoda lawan jenisnya atau menteror sampai mengajak berbuat mesum?

Remaja2 seperti ini hanya mau bermain2 saja. Hanya bersenang2 saja tanpa peduli masa depan mereka. Bahwa mereka harus berjuang karena semakin tahun, mereka semakin ketat dalam persaingan …..

Game online terus menerus tanpa memikirkan pelajarannya. Facebook-an setiap saat dengan status2 galau yang tidak jelas juntrungannya. Twiteer-an saling memaki, menghujat atau mwng-hack teman2nya. Atau sms dengan tujuan ‘menjual’ teman2nya untuk dijadikan ‘pekerja seks remaja’, dan dia sebagai mucikari! 

Astaga!

Pagi tadi di sebuah berita TV, seorang remaja SMP berumur 15 tahun menjual teman2nya kepada lelaki hidung belang, lewat BBM dan SMS di suatu kota di Indonesia! Dan aku yakin, tidak hanya dia saja, tetapi masih banyak yang seperti itu! Ya ampun! Remaja SMP? Menjual teman2nya? Jaman aku SMP, berpikir dekat dengan lelaki saja tidak pernah, apalagi berpikir ‘gituan’ dan menjual teman2nya kepada lelaki hidung belang!!

Ckckck ….. Jaman benar2 sudah berubah!

Jaman memang harus berubah! Teknologi membuat dunia ada di 1 genggaman kita melalui gadget. Betul, jaman sudah berubah, teknologi swmakin maju. Tetapi bukan teknologinya yang disalahkan. Individu nya yang harus berubah untuk lebih baik!

Jika remaja2 kreatif, pasti tidak akan keluar dari rel. Menurutku, lingkungan dan keluarganya yang bisa membuat remaja2 kreatif itu berkembang. Tetapi bagaimana dengan remaja2 yang mau seenaknya sendiri saja, seperti yang aku tuliskan diatas? Tidak ada akhlak sama sekali dan sama sekali tidak takut kepada Tuhan!

Memang tidak mudah untuk mendidik anak2 dan remaja untuk mampu mandiri demi masa depan mereka sendiri. Dan kami, IDKita menyadari tentang hal tersebut. ‘Menjaga’ anak2 dan remaja untuk hidup baik dalam ‘dunia maya mereka’ dan menjadikan dunia maya mereka sebagai media kreatifitas mereka.

Dunia maya bukan cuma di internet saja. Tetapi juga lewat telpon. Dengan BBM, atau SMS, itu dunia maya juga kan? Tidak terlihat dan tidak tersentuh …..

IDKita selalu men-sosialisasikan tentang bahaya dunia maya. Dan anak2 dan remajalah yang merupakan incaran kejahatan karena mereka tidak atau belum tahu kehidupan. Atau bukan hanya korban saja, tetapi justru mereka adalah sasaran ’setan’ sebagai si pelaku kejahatan. Bahkan bukan kejahatan kecil2an saja, melainkan kejahatan besar sebagai ‘kriminal remaja’. Seperti sebagai ‘hacker’ yang bisa meng-hack sambil mengancam. Atau yang aku tulis diatas, ‘menjual’ teman2nya kepada lelaki hidung belang untuk mendapatkan uang, sebagai mucikari, lewat BBM dan SMS …..

Jika setelah mensosialisasikan tentang positif dan negatif dunia maya, IDKita juga mengajarkan untuk mereka mencoba berkreatif dengan dunia maya mereka. Bahwa internet atau gadget bukan cuma Facebook-an atau Twiteer-an saja. Mereja bisa melakukan banyak hal, salah satunya dengan mengajarkan sebagai blogger, menulis tentang dunia mereka, dunia remaja. Ada juga kami mengajarkan membuat E-Mading di beberapa sekolah2. Dan kami juga akan mencoba mengajarkan fotografi serta bermusik lewat dunia maya mereka.

Motivasi2 untuk mereka harus terus digalakkan supaya mereka berusaha mencoba ke-kreatif-an mereka, dan semakin kreatif, mereka akan semakin maju dan mandiri sebagai generasi masa depan bangsa.

Konsep IDKita ini, sudah dilakukan dari 1 tahun lalu, setelah IDKita berdiri, Mei 2013. Motivasi untuk anak2 dan remaja sudah menuai hasilnya, walau baru sedikit yang benar2 mampu sebagai remaja yang mandiri bagi masa depan mereka. Beberapa remaja2 SMP dan SMA sudah mampu dan percaya diri untuk menulis tentang apapun dalam dunia mereka. 

Salah satunya, remaja SMP dari Purwokerto, Balqis, sekarang dia mampu menulis dengan teratur di Kompasiana secara bersambung, sebagai sebuah novel karangannya sendiri. Itu hanya dengan sedikit berdiskusi denganku lewat SMS dan dia mampu untuk berani dan mem-posting. Dan ‘fans’ nya lumayan banyak untuk penulis pemula, secara juga dia masih seorang remaja SMP di sebuah kota di Jawa Tengah …..

***

Ketika jaman sudah berubah dan teknologi merambah di setiap jengkal kehidupan kita, seharusnyalah justru kita sebagai orang tua lebih intensif untuk ‘menjaga’ karakter anak2 kita dengan agama da budi pekerti. Supaya anak2 kita mampu mempertahankan dirinya untuk hidup di jaman sekarang yang benar2 sudah ‘amburadul’ …..

Bahwa sekali lagi, jaman memang sudah berubah dan tidak ada yang bisa disalahkan. Dan dengan teknologi yang juga semakin canggih serta dunia ada di tangan kita dengan sebuah gadget, tidak ada yang bisa menolak untuk anak2 dan remaja bisa ‘jatuh’ dalam keterpurukan. Sehingga satu2nya jalan adalah menanamkan sebuah kehidupan berbasis tingkah laku dan pemikiran serta hati yang tulus untuk bisa survive dalam hidup dan masa depan. 

 Bahwa kita dan mereka tidak akan mampu untuk memberantas semua yang jelek2, tetapi usaha kita sebagai orang tua harus semaksimal mungkin untuk mendidik anak2 dan remaja kita tegar berdiri dalam ketulusan hati serta kecerdikan seekor merpati …..

13708409371838801782

Selasa, 04 Juni 2013

i-Potty: Belajar Mengenal Teknologi sambil Toilet Training? ‘Ga Banget, Untukku…

Selasa, 04 Juni 2013 - 0 Comments



By Christie Damayanti


13703171922063507658
92moose.fm

Sebenarnya, gadget itu buat apa sih? Apakah gadget mampu membuat orang menjadi ‘tunduk’ dan ‘takluk?’, seperti sebuah benda yang di-tuhan-kan? Kadang2 aku tidak habis pikir, semakin kesini, semakin orang2, bahkan orang tua sudah men-cekoki sejak anak2 mereka, berlomba2 untuk membuat gadget sebagai  ’penguasa’ hidup mereka! Dan pada kenyataannya, sekarang gadget sudah berkuasa atas diri kita, diri anak2 kita …… Ckckckckck …..

Sebuah majalah lokal tetapi sebagai majalah remaja dalam Bahasa Inggris untuk kalangan terbatas, menayangkan tentang i-Potty. Bahkan, majalah remajapun menayangkan hal ini, padahal menurutku, majalah seperti ini seharusnya menayangkan tentang alam, budaya atau tentang pilihan masa depan mereka untuk karir mereka serta kegiatan2 positif untuk remaja, jangan melulu tentang gadget! 

Bahwa gadget dan teknologi memang masa depan mereka, justru karena sudah banyak sekali majalah yang berlomba untuk menayangkan gadget dan teknologi, akan lebih baik jika budaya, alam atau tentang pilihan masa depan remaja, yang lebih dikedepankan …..

Dan ternyata, i-Potty sudah ‘mendunia’, setelah aku baca majalah itu, dan aku browsing, ternyata gambar dan foto2  i-Potty sudah banyak di internet …..

Apa sih yang dimaksud dengan i-Potty? I-Potty merupakan solusi, kata majalah itu, bagi anak2 kecil ( untuk adik2 mereka ) yang susah untuk di ajarkan tentang ‘training kamar mandi’ atau ‘toilet training’ ( belajar pipis, belajar BAB di kamar mandi ). 

Mereka menciptakan sebuah pispot, seperti pispot biasa, tetapi mempunyai dashboard seperti motor, yang di dashboardnya di pasang sebuah tablet. Sehingga anak2 yang duduk di pispot tersebut, matanya akan fokus dengan tablet tersebut dan mereka akan duduk dengan manis sampai selesai!
;
1370317752657852438
i-Potty di majalah remaja berbahasa Inggris untuk kalangan terbatas

Pispot dari plastik itu di lengkapi dengan tutupnya jika tidak digunakan. Warna warninya pasti harus memikat khas anak2. Tablet tersebut di’pegang’ dengan baik, dan tidak akan jatuh. Tidak jatuh dan tidak akan kotor, karena aku yakin bahwa anak2 itu akan fokus ke tablet tanpa bermain dengan air atau yang lainnya. Mereka bisa bermain game, atau flm kartun lewat Youtube.

Katanya lagi, tablet yang sudah dipegang oleh tatakannya, di bungkus oleh plastik transparan, sehingga perlindungannya dobel ( double guard, istilah mereka ) dan plastik transparan itu bisa dibeli dengan US$ 40.00! Astaga! Sebuah asesoris yang mahal, hanya untuk perlindungan ganda!

13703178712133490693

Apakah i-Potty seperti ini justru memperkenalkan anak2 untuk ‘berbeda’ dengan teman2nya dan kemungkinan justru anak tersebut tetap ingin duduk di pispotnya setelah selesai buang hajat, karena tabletnya?

Apalagi di foto di atas, i-Potty berada dalam lingkungan belajar, dengan orang2 di sekelilingnya? Untukku, ‘ga banget, deh!

Seharusnya pun, jika kita mau ‘toilet training’ dengan i-Potty, kita bawa anak kita dengan i-Potty nya berada di kamar mandi, bukan di ruangan2 yang lain. Katanya kan ‘toilet training?’

Pertanyaannya, bagaimana jika anak2 yang mempunyai i-Potty seperti itu, justru tidak mau melakukan ‘toilet training’, dengan pipis atau BAB? Justru mereka hanya ingin dudfuk dan bermain dengan tabletnya? Atau ketika ‘toilet training’ selesai tetapi mereka tidak mau dibersihkan untuk lepas dati i-Potty nya?

Si penulis berita tentang i-Potty mengatakan bahwa sebuah i-Potty mampu menghadirkan 2 pengajaran untuk anak2, yaitu tentang ‘toilet training’ dan pengenalan anak2 dengan teknologi ……

***

Tidak salah memang. Ketika kita mempunyai anak2, pastilah kita berusaha untuk berbuat yang tebaik bagi mereka. Jika kita mampu, kita akan membelikan barang2 dan mainan2 yang bagus, untuk ( katanya ) mampu membuat anak2 kita tumbuh lebih baik dan lebih pintar. 

Terbuktikah?

Jika kita tidak mampu secara materi, pun kita pasti tetap berusaha untuk melakukan yang terbaik! Itu pasti! Tetapi apakah seorang bayi harus ‘menghabiskan’ dana orang tua untuk berbelanja gadget dan teknologi? Harus kah, sebagai bayi dan anak2? Apakah mereka tidak bisa ‘nebeng’ untuk belajar lewat barang2 orang tuanya?

Coba lihat, barang2 yang memang harus ada untuk memenuhi hidup dan kegiatan bayi pun sangat bannyak dan mahal. Misalnya, baju2 bayi yang memang harus lebih banyak karena kebutuhannya. Popok bayi yang sekarang digantikan oleh ‘pampers’ atau napkin sekali buang ( harganya cukup mahal ). Lalu peralatan mandinya, yang juga mahal, karena peralatan ( misalnya, sabun dan sampoo serta peralatan2 yang lain ) orang dewasa tidak bisa untuk bayi. Lalu makanannya, dan susunya. Semuanya adalah memang harus diadakan untuk seorang bayi dan anak2.

Tetapi, bagaimana jika orang tua yang berkelebihan membelikan bayi dan anak2nya sebuah gadget mahal dengan meinginan untuk mulai memperkenalkan teknologi kepada bayi dan anak2 mereka?  

Perlukah?

Semuanya memang bergantung kepada diri orang tua masing2. Tetapi untukku, jika aku sekarang mempunyai bayi dan anak2 kecil ( untungnya, kedua anakku sudah remaja, dan sudah mampu menciptakan ruang tersendiri untuk kegiatannya ), aku akan berusaha memperkenalkan hidup dan masa depannya untuk keluarganya, lingkungannya, alam sekelilingnya, kotanya, budayanya serta tanggung-jawabnya kepada Tuhan!  

Aku akan terus memperkenalkannya kepada teknologi untuknya, karena teknologi memang merupakan masa depannya. Termasuk gadget, karena mereka akan hidup dengan gadget dan teknologi di kehidupan dan masa depannya.

Lebay? Sok moralis? Sok jadi orang tua yang baik?

Aku tidak peduli! Aku hanya ingin anak2ku tahu dalam keseimbangannya dalam hidup mereka! Bahwa semuanya untuk masa depan mereka, termasuk tentang alam, budaya, keluarga, teknologi, gadget serta diatas segalanya adalah tanggung jawabnya kepada Tuhan …..

Tetapi tidak sekarang, dimana mereka masih bayi dan terlalu kecil. Permainan2 untuk mereka jaman dulu, justru menurutku merupakan mainan2 yang kreatif, melatih motorik bayi dan anak untuk bergerak dan berlari! Bukan mengajarkan bayi dan anak hanya duduk diam dan hanya memencet2 gadgetnya! Lama2 bayi dan anak2 kita akan diprediksi menjadi obesitas dan hanya hidup dengan duduk di kursi dan di depannya ada komputer, seperti di film Disney E-Wall …..

Ya, mungkin otak mereka encer, tetapi sepertinya belum ada yang membuktikan bahwa bayi dan anak yang belajar gadget dan teknologi lebih pintar dengan bayi dan anak yang belajar permainan tradisional serta pendalaman budaya, alam dan lingkungannya!

Jadi, bagaimana dengan ide i-Potty ini? Tidak banget untukku, tetapi semua tergantung kepada diri kita masing2.

Salamku …..

1370318073873941154

Sabtu, 18 Mei 2013

Penipuan di Dunia Maya yang Menggelikan!

Sabtu, 18 Mei 2013 - 0 Comments



By Christie Damayanti


1368884212993547063
www.republika.co.id

Menyebalkan sekali! Ketika aku yang seddang menunggu kabar dari supplier dalam pekerjaanku lewat sms untuk memberi tahu sesuatu yang penting, dan aku sedang meeting, tetapi yang sms adalah orang bodoh yang dia pikir semua orang yang menerima SMS nya sebodoh dirinya! Maaf, sekali2nya aku memaki disini …..

Aku tidak pernah membalas sms2 yang selalu mencari keuntungan dari orang2 yang diincarnya. Misalnya, tentang kirim pulsa, menang undian, dan sebagainya. Pernah sih, hanya sekedar nakut2i saja. Tetapi kemarin aku benar2 marah, ketika sebuah sms yang seharusnya aku tunggu, tetapi yang datang SMS bodoh!
Seseorang bernomor telepon  +6281356252580, mengabarkan bahwa aku pemenang undian kejutan. 

Berikut isi SMS nya :

Pengundian!

TELKOMSEL

Kejutan-HALOpoin

LIVE di (transTV)

No.PIN A79CCFF9

Cek hadiah anda

Via webs kami di,

www.kejutan-t-selpoin.webs.com

100% aku tahu dan yakin bahwa ini penipuan! Dan sebelah aku! Dengan gemas, aku marahin  dia walau tetap elegan dalam balasannya dan juga dengan gemas bahwa nomor ini sudah aku laporkan ke kantor polisi ( kebetulan ada temanku yang membantuku ).

Lalu aku buka web yang katanya ’situs resmi’ dimana aku menjadi pemenang undian tersebut. Begitu terbuka lewat iPad, maka terpampanglah sebuah web konyol yang katanya milik Telkomsel. Aku memang sedang marah, tetapi begitu aku melihat halaman muka ’situs resmi’ ini, maka geli lah aku!

Hahahahaha ….. Hihihihihi …..

Sebuah yang katanya ’situs resmi’ itu benar2 menggelikan! Dan aku foto lewat ’screenshot’ lah semuanya ( yang bisa di’buka’ ) untuk aku bagikan disini dan untuk bahan tertawaan dengan anak2ku malam itu.

13688843111274308965

Kegelianku benar2 memuncak ketika aku amati dengan teliti, dari tulisan2 sampai semua gambarnya :

1.       Mana ada sebuah perusahaan besar, apalagi sebesar Telkomsel, memakai web gratisan? norak sekali! Heran aku, ada ya orang jahat seperti itu ingin menipu  kita?

2. Semua ‘link’ tidak bisa dibuka. Lalu si penjahat berani memasang foto2 orang lain demi    menunjang kebohongannya. Dan ada foto seorang pria, fotonya besar bernama H.Lan Siregar.MM, dengan nomor telpon 081-38303-7888, mungkinkah dia gembong sindikat ini?

3.       Secara lay-out nya sangat amatiran sekali, seperti anak SD yang belajar menulis. Tidak melihat kebenaran tulisan, typo-nya banyak ( seperti aku, hihihi ….. ), dan tidak menggunakan kaidah tata bahasa yang baik sebagai ’situs resmi’ dan tidak mendesain memakai tata cara ‘rata kanan dan rata kiri’ dan paragraf yang baik. 

Misalnya, materai di tulis ‘matrai’ serta produk ( bahasa Indonesia ) atau product ( bahasa Inggris ) di tulis ‘produck’ ( memangnya bebek? Lihat foto diatas ). Ditambah lagi, sering diulang, benar2 seperti anak kecil yang ngotot untuk minta sesuatu.

13688845771083792521

4.       Tata cara pengambilan hadiah?

- Hanya bisa di ambil 2 hari? Kupikir 2 bulan, hihihi …..

- Pemenang hadiah dari luar kota, akan dikirim lewat kargo pesawat Boeing 737 GX bla … bla … bla … 

Heh? Buat apa dikasih tahu?

13688846301202023554

5.    Belum lagi tentang hadiah! Pemenang pertama mendapat Toyota Avanza ( yang berharga sekitar 200 juta ) tetapi pemenang kedua mendapat Mini Cooper ( yang berharga lebih mahal, diatas ½ milyar! ). 

Konyol, ga sih ??

Dan sebagainya! Silahkan di lihat sendiri foto2  kekonyolannya!

Aku tidak tahu sudah berapa banyak masyarakat yang tertipu kegilaan seperti ini? Jika kita mau sedikit mengamati saja, kita tidak akan tertipu karena semuanya sangat jelas sebagai penipu. Cara sms dengan tanpa nama, cara web nya yang gratisan atau cara mereka selalu mengirimkan ’serupa tetapi tak sama’ kepada orang lain.

Hampir semua halaman webnya aku foto lewat ’screenshot’. Aku benar2 geregetan! Aku akan cari orang itu! Karena setelah aku marah2 dan memaki lewat SMS, membalas SMS nya, aku bercerita dengan teman2ku dan ternyata ada beberapa kesaksian mereka. Ada yang cuek saja, ada yang sedang bergumul dengan keluarganya yang tertipu semacam ini dan ada juga yang hanya tertawa2 saja. Yang jelas, ada beberapa dari teman dari temanku sedang mencoba ke jalur hukum ketika uangnya dilarikan si penjahat lewat penipuan2 seperti ini …..

Sebelumnya, aku benar2 cuek saja dan tidak peduli dengan SMS2 konyol seperti ini. Tetapi karena aku sedang ‘marah’ ketika si penjahat SMS dengan tidak tepat, aku benar2 ingin mencari tahu, siapa salah satu si penjahat itu? Salah sendiri, berani2nya SMS jahat seperti itu dan di saat yang tidak tepat!

Dan ketika aku membuka web konyolnya lagi seteah makan malam kemarin, aku terkejut, karena web nya sudah hilang, dan bergantilah seperti ini ….. taraaaaaaaaaa …….

136888469152449954

Terlihat di bagian pojok kiri atas ada tulisan “We’re sorry, this site is frozen.  If you are the site owner, please contact our abuse team regarding the status of your website.” Syukurin pikirku, ternyata sudah dilaporkan oleh orang banyak dan webnya ditutup.

***

Seperti inilah IDKita Kompasiana yang sedang kami ‘berantas’. Sebuah kejahatan dunia maya. Bukan hnya kejahatan sex online saja yang selalu diberitakan terus, tetapi juga kejahatan2 yang lain, salah satunya adalah penipuan2 seperti ini!

Bagi yang peduli, kita bisa men-sosialisasikannya untuk masyarakat awam, paling tidak memberitahukan kepada keluarga kita, jika tidak tahu bagaimana cara men-sosialisasikannya.

Mari kita bersama untuk terus memberantas kejahatan di dunia maya …..

Ada beberapa cara untuk pelaporan situs seperti ini

1.       Laporkan ke Nawala.org dengan link http://nawala.org/form-pengaduan

2.       Kirimkan email ke aduankonten@mail.kominfo.go.id ( sertakan link / tautan situs yang dimaksud )

3.       Telepon darurat ke 110 ( pengganti  no lama 112,  sama sperti 911 di USA )

4.       Layanan SMS Polri, kirim  ke 1717

5. Mentions di twitter @TMCPoldaMetro  dan @DIVHUMASPOLRI kalau terlanjur ketipu

Catatan :

Aku akan cetak ’screenshot’ ini untuk aku sebarkan di dunia nyata, lewat RT / RW / Kelurahanku / Kecamatanku serta lingkunganku, juga ke sekolah2 untuk di tempel di papan pengumuman.

Semoga berguna.

Salamku …..

1368884781732213025

Jumat, 22 Februari 2013

Dunia Maya pun Juga Ada di ‘Hp Jadul’…

Jumat, 22 Februari 2013 - 0 Comments



By Christie Damayanti

1361510050124771780
theonlinemom.com

Tidak pernah aku sangka, bahwa siswa siswi SMPN 1 Baturaden benar2 merupakan generasi muda harapan bangsa. Bukan, awalnya bukan pesimis. Tetapi karena ketika kami disana dan memberi motivasi dalam menulis, kami tidak melihat semangat bertanya yang membara. Aku memang melihat, mereka mulai tersetak ketika Valentino membuka ‘perpustakaan’ dunia maya-ku tentang tulisan2ku serta koleksi prangko-ku. Mereka bertambah tersentak ketika aku bercerita tentang bagaimana aku mulai menulis dengan tangan kiri …..

Mereka memang berada bukan di sebuah kota besar, dan mereka tidak sama dengan teman2 mereka di kota besar. Fasilitas dan sarana masih terbatas. Dana dari keluarga pun juga sangat terbatas. Dan kami sangat paham dan mengerti itu, sehingga kami tidak terlalu berharap untuk mereka cepat2 berinisiatif untuk ‘menceburkan’ diri mereka dalam menulis, sesuai yang kemarin kami katakan. Apalagi kesiapan fasilitas dan dana yang tidak seperti remaja2 Jakarta, pasti akan berbeda, dan mereka akan lebih ‘tertinggal’ dibanding remaja2 Jakarta, tentang kebutuhan smartphone, laptop ataupun interentnya sendiri.

Ketika di Purwokerto, remaja2 itu memang sudah banyak yang menggunakan smartphone, tetapi karena jaringannya belum begitu baik dan dana dari orang tuapun tidak terlalu banyak, sehingga mereka lebih banyak berselancar di dunia maya lewat warnet, sehingga justru mereka bisa tidak terkontrol.

Ketika kami sudah selesai dengan kegiatan kami, baru selesai, aku mendapatkan beberapa remaja mengirim SMS untukku, serta seorang guru mengirimkan email untukku. Pertama memang hanya mengenalkan diri, basa basi. Tetapi SMS dan email barbalas terus dan berlanjut dengan diskusi ringan. Ada yang ingin membuka akun Kompasiana, karena terinspirasi dengan kata2 motivasiku. Ada yang memang sekedar bertanya, tentang aku pribadi atau tentang kegiatan IDKita. 

Ada juga yang sekedar curhat kecil. Atau membuka2 halaman blog Kompasiana-ku. Untukku sangat membaggakan, ketika kira berhasil menumbuhkan semangat dan motivasi untuk ‘bergerak’ menjadikan diri kita lebih baik. Apalagi, ketia kami, atau aku sebagai ‘orang asing’, mempu membuat aku ‘merengkuh’ mereka untuk mereka lebih baik dari yang sekarang …..

Sejak kepulangan kammi dari Purwokerto, ada seorang siswi yang terus menghubungi aku ( selain siswi serta guru2nya, tetntunya, walau tidak sekerap siswi ini ). Jam2 setelah pulang sekolah. Hanya ngobrol lewat SMS, dan aku selalu membaladnya, mendukungnya dan menenangkannya, jia aku merasa dia mengkawatirkan sesuatu. Anak ini, sungguh luar biasa. Siswi kelas 8, atau kelas 2 SMP, yang bisa membanggakan orang tuanya serta membanggakan sekolahnya, suatu saat.

Gita, namanya. Dia sering menanyakan apapun dengan tanpa malu2 atau takut2. Pertanyaannya lebih kepada bagaimana waktu aku menulis, berapa lama, berapa banyak menulis setiap hari, setelah dia berhasil membuka akun Kompasiana. Katanya, dia tidak sabar untuk menulis di Kompasiana. Tetapi kelihatannya, dia akan bisa menulis setelah pulang sekolah dan setelah tugas2 sekolahnya selesai dikerjakan, sehingga dia belum bisa menuliskan sesuai di akunnya.

Aku mengatakan,
“Tidak apa-apa, Gita sayang. Tante yakin koq, bahwa kamu akan mulai menulis, sesuai yang dijanjikan pada tante. Selesaikanlah tugas2mu dulu, termasuk belajar. Menulis mulailah sebagai hobi, ok?”

Kata2nya dalam SMS nya sangat semangat! Dengan kata2 khas remaja dan semangat remaja, membuat aku serasa jauh lebih muda, hihihi ….. Jangan lupa, Gita seumyr anakku yang kecil, Michelle, sehingga aku seperti mempunyai ‘anak’ yang lain …..

***

Ini selintas berita pasca IDKita terjun ke Purwokerto. ‘Dunia maya’ bukan hanya di internet saja. Tetapi termasuk ber- SMS, WhatApps, ber- BBMlewat smartphone, bahkan di hp jadul pun ada ( paling tidak ber-SMS ). Ketika mereka jauh dari fasilitas dan dana tidak mencukupi, mereka ternyata mamu mengubah ‘dunia maya’ mereka lewat genggaman smartphone via SMS, WhatApps serta BBM. Mereka membangun dunia maya mereka dengan positif, berdiskusi untuk yang mereka ingin tanyakan.

‘Dunia maya’, yang aku maksudkan adalah ketika kita tidak bisa melihat lawan bicara kita secara fisik, tetapi hanya lewat mengetik ( tangan ) atau mendengar ( mulut ). Aku tidak tahu, apakah aku slah dengan pengertian ‘dunia maya’ ku, tetapi ketika aku tidak bertemu muka dengan lawan bicaraku, aku katakan itu ‘dunia maya’. Seperti di awang2, tetapi jika dunia maya itu bisa dikendalikan dengan kegiatan positif, hasilnya sangat bermanfaat.

Seperti IDKita Kmopasiana, dimana terbentuk dari dunia maya, berkantor di dunia maya serta pelayanannya sebagian ada di dunia maya. Tetapi orang2nya tetap manusia biasa, berlandaskan niat tulus untuk berbagi menjadi dunia maya adalah juga dunia nyata, dengan hak dan kewajiban yang sama, serta dengan kegiatan sosial dan kemanusiaan yang sama, hukum yang sama serta adanya orang2 baik dan penjahat2 yang sama, pararel dengan dunia nyata …..

Juga seperti siswi2 dan guru2 yang sudah berada dalam misi yang sama, dengan kami di Jakarta dan mereka di Purwokerto, menjadikan ‘dunia maya’ arena diskusi kami. Lewat SMS atau WhatApps, lewat email, YM atau Kompasiana, kami mengjadikan dunia maya kami bermakna dan bermanfaat, bagi masing2 dari kami.

‘Kekuarangan’ bagi siswa2 di kota2 kecil bukan sebagai kelemahan mereka. Kekurangan itu justru membuat mereka semangat, bahwa mereka pun bisa seperti siswi2 dan guru2 di kota besar. Dan kami, IDKita, mendukung penuh untuk itu. Janji kami kepada mereka adalah apapun yang mereka tanyakan lewat SMS atau WatApps, atau email atau apapun yang lain ke alamat dunia maya kami, akan kami balas secepatnya. Karena, jika mereka sudah meluangkan waktu untuk kami datang dam ketika mereka meluangkan waktu untuk bertanya, kami tidak akan melepas kesempatan itu, untuk masing2 melakukan yang terbaik dalam ekspresi diri …..

Tidak ada kebahagiaan lain yang kami rasakan ketika yang kami lakukan membuat orang lain semangat dan terus berkarya untuk diri sendiri, dan untuk lingkungannya, apapun itu …..

Semangat! Salam IDKita Kompasiana …..

1361510105229379376

Kamis, 31 Januari 2013

Ketika Anak Melihat Seseorang Bergelimang Darah di Internet

Kamis, 31 Januari 2013 - 0 Comments



By Christie Damayanti

1359614769565806720
leicestershire-fire.gov.uk

Beberapa hari yang lalu, temanku minta aku mendengarkan crahan hatinya, lewat bbm dan bersambung lewat telepon. Salah seorang anaknya, berumur sekitar 7 tahun ( masih duduk di kelas 2 SD ), sangat ketakutan ketika biasnya dia sangat antusias untuk membuka laptop dan internet. Bahkan dia menjerit2 ketakutan waktu ibunya membuka iPad! Sampai si ibu, temanku ini, kewalahan menenangkannya …..

Si ibu, sebuat saja Ailin mengajak sanga anak, sebut saja Bunga, untuk bercerita, ada apa sebenarnya? Biasnya Bunga justru yang meminta membuka inernet, jika sang ibu sedang bekerja di laptopnya, dan selalu meminta iPadnya ketika sang ibu baru saja membelinya. Bunga sering meminja untuk bermain dan berselancar di internet, membuka2 gambar2 yang menarik hatinya ( biasanya gambar2 kartun yang disukainya ) dan Ailin sangat berusaha untuk Bunga lebih mahir mencari apa yang dia suka, baik gambar ataupun game2 Angry Bird, tanpa ( atau belum ) memikirkan bahaya2 yang tersembunyi di baliknya. Dan dengan pengajaran dari sang ibu, Bunga mulai ‘mahir’ untuk berselancar di duniaa maya …..

Aku agak geleng2kan kepalaku, bahwa mengapa anak balita ( Bunga sudah diajarkan pencet-pencet, ketika dia masih santa kecil! Kata Ailin, ketika Bunga masih di dorong di keretanya, dia sudah diberikan iPad, jika Bunga mulai rewel ) sudah diajarkan dan difokuskan untuk bermain di dunia maya? Mendingan Bunga diajak ke kebon binatang atau ke Taman Safari serta berlari2 di Kebon Raya saja, untuk meningkatkan aktifitas geraknya dan menumbuhkan kreatifitasnya serta menumbuhkan cinta lingkungan dan makhuk hidup, ketimbang matanya hanya terpampang di layar iPad atau laptopnya, bukan?

Tapi, sudahlah! Yang jelas Ailin sangat shock ketika Bunga memencet tombol yang salah dan ( kata Bunga dengan menangis tersedu-sedu ) terpampanglah foto2 atau gambar2 seseorang bergelimang darah serta kekerasan di latar belakangnya ….. Dan Bunga berteriak sejadi-jadinya sambil membuang laptop sang ibu sampai hacur berantakan …..

Astaga ….. Jantungku pun berdebar, ketika aku membayangkan Bunga melihat gamra atau foto yang jelas dengan seseorang yang berdarah2 …..

*Aku ingat, ketika aku masih  kelas 3 SD, aku diajak mamaku bertandang ke salon besar. Mamaku sedang di sasak, dan aku hanya duduk di lobby sambil membaca2 majalah. Ketika aku membuka lembaran yang kemudian, mataku terbelalak mlihat foto hitam putih mayat tanpa kepala, sampai aku berteriak dan ketakutan, berlari mendapatkan mamaku dan menyembunyikan kepalaku di dada mamaku ……*

Sungguh, aku sangat mengerti ketika Ailin kebingungan, bagaimana cara Bunga tidak takut lagi. Karena gadget seerta teknologi internet adalah masa depan Bunga dan seua anak dan remaja di dunia …..

***

Ini sedikit kesaksianku sebagai seorang pemerhati Internet Sehat dan Aman. Bahwa Internet Sehat dan Aman ( apalagi untuk anak2 dan remaja ) bukan hanya pornografi atau cyberbullying saja, tetapi juga tentang kekerasan, perjudian ( bayak game online menjadi awal perjudian untuk anak2 dan remaja ), dan sebagainya, seperti di banyak tulisan2ku tentang ini di akhir dari artikel ini. Kita sungguh tidak mampu mengawasi anak2 dan remaja tersebut. Kita hanya mampu untuk menebalkan iman mereka kepada Tuhan, walaupun sekarang kita bisa memanfaatkan program canggih Parenting Control yang sering kami bersama 
IDKita Kompasiana dengung2kan selama ini.

Parenting Control mulai banyak didengungkan, sejak kami benar2 fokus untuk mensosialisasikan ini, untuk mengontrol anak dan remaja kita. Pertama kali, kami mengadakan workshop mengunduh Parenting Control di Gereja Kristen Jawa Eben Haezer, Gereja ku seperti di tulisanku ‘Parenting Control’ : Workshop Perdana IDKita Kompasiana. Setelah itu workshop di SMP Taruna Nusantara di Bekasi dan yang ketiga ketika di Hari Ibu, di depan semua Ibu2 Istri Gubernur se indonesia dan Ibu2 SIKIB tanggal 19 Desember 2012, seperti di tulisanku IDKita Kompasiana dan 2 Kementerian : Persiapan Seminar Hari Ibu Nasional 2012 dan IDKita Remaja Sudah Membuktikannya di Seminar “Peranan Ibu di Era Digital” …..

1359614962326967842
Jemaat GKJ Eben Haezer yang mengikuti Workshop Parenting Control.
1359615051903703065
13596151341811673012

Windows Essetial untuk Parenting Control di laptop, serta ( contoh ) Kapersky di smartphone berbasis Android atau K9 di program2 berbasis Apple

Dalam program Parenting Control ini, banyak sekali konsen2 yang bisa di ‘hapus’ di gadget kita untuk anak2 kita. Pornografi, atau sexuality itu sangat pasti di’hapus’. Adalagi yang berhubungan dengan konten2 dewasa yang sangat tidak baik untuk anak2 dan remaja, misalnya tentang aborsi, alkohol, drugs atau obat2,narkotika, spyware, gambling, kekerasan atau violance, kebencian serta rasisme. Bahkan semisal tentang lifestyle atau ‘intimate apparel’ pun, bisa menjadi sebuah konten yang tidak baik untuk anak2 dan remaja …..

1359615274384356281
Kegiatan IDKita Kompasiana dalam workshop ‘Parenting Control’

Ketika di kegiatan Seminar dan Lokakarya atau Workshop dalam rangkan Hari Ibu Nasional di Hotel Millenium kemarin, IDKita Kompasiana sukses membawakan workshop untuk memasang program Parenting Control dipandu oleh Valentino dan dibantu oleh Duta Insan Remaja IDKita Remaja. Kegiatan inipujn di liput dari bebagari stasiun televisi, diantaranya oleh Kompas TV yang benar2 mengikuti kegiatan ini sampai selesai.Bisa disaksikan di akir artikel ini ….

1359615403563259132
13596155001835530229
Bersama dengan Bapak Ashwin Sasongko, yang menyambut baik buku pertama IDKita Kompasiana, untuk memerangi ‘internet yang tidak sehat’ untuk anak2 dan remaja …..

Dengan ibu Regina Karma ( istri Gubernur ) Papua, berdiskusi tentang kemungkinan2 IDKita kompasiana untuk ke Papua tentang program Internet Sehat dan Aman ini …..

13596156611197379545

Peserta workshop Parenting Control, ibu2 pejabat di Peringatan Hari Ibu Nasinal 2012, dibantu oeh Duta Insan Remaja IDKita Remaya

Bahwa konsep IDKita Kompasiana kedepan, adalah bersama dengan pemerintah ( IDKita Kompasiana sudah beerkolaborasi dengan 3 Kementrian : Kemen Kominfo, Kemen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Kemen Pendidikan dan Kebudayaan ), duduk dalam Rapat Kerja untuk mendesain ketentuan2 baru tentang teknologi internet yang berhubungan dengan perlindungan anak, dimana antara lain jika vendor2 seluruh dunia mau mengambil kesempatan dengan pasar Indonesia dengan berjualan gadget, tetapi semua gadget yang mau masuk ke Indonesia HARUS sudah mempunyai program PARENTING CONTROL, dan jika kita membeli gadget unuk anak2 dan remaja kita, bisa langsung diaktifkan, tanpa mengunduhnya terlebih dahulu ……

Kekerasan adalah ssebuah kegiatan yang sama sekali tidak baik untuk anak2 dan remaja. Konten2 game online pun ternyata ‘bersahabat’ dengan kekerasan, sehingga jika kita mau jujur, anak2 dan remaja yang terfokus dalamdunia game online, sebagian besar dari mereka aan terbawa suasana dengan saling memaki dan unsur kekerasan mulai mereka lakukan.

Ketika ( khususnya ) hati anak2 sudah dirusak dengan sebuah kekerasan, hidup mereka akan menjadi tidak nyaman. Hati mereka yang masih lembut tidak mampu untuk tegar dan akan memberkas sampai dewasa. Dan ketika orang tua mereka tidak tanggap terhadap hal tersebut, mereka kemungkinan akan bermasalah sesuai dengan umur mereka dan mereka bisa menjurus pada kegiatan itu, menjadi orang2 yang bermasalah. Baik menjadi ketakutan atau sebaliknya, hidup dalam kekerasan ……

Artikel sebelumnya tentang dunia internet :
















Relakah Remaja Kita Sebagai ‘Pencuri Akun’ Masa Depan Dunia Maya?



























13596157591014029969

Senin, 07 Januari 2013

Konsep ‘Rumah Pintar’ : Hasil Teknologi Canggih [Edisi Arsitektural]

Senin, 07 Januari 2013 - 0 Comments



By Christie Damayanti

13575489011390066390
savantssystem.com

Jaman memang semakin maju. Setelah teknologi merambah dunia, dimana sekarang kita bisa memencet sebuah tombol dan dunia akan berada dalam genggaman kita lewat sebuah gadget dalam 1 genggaman, sekarang kita juga bisa mengontrol rumah kita, walau kita berada dalam ribuan kilometer dari rumah kita …..

Kesibukan kita sehari2 dalam pekerjaan kita, sering kali tidak mampu untuk kita terus memantau rumah kota. Memang ada satpam dan pembantu kita. Ada pula anjing kita yang akan dengan setia menjaga rumah kita. Tetapi baik satpam, pembantu dan anjing2 kita, mereka tidak bisa ‘melaporkan’ sesaat kapanpun mengenai keadaan rumah kita. Pun kita sendiripun tidak akan sempat untuk menelpon mereka, KECUALI sudah ada ‘kejadian’ di rumah kita.

Itu jika kita mampu membayar satpam, atau bisa memelihara anjing. Dan itu benar2 di ‘land house’, dimana satpam atau seekor anjing bisa dengan nyaman untuk berkegiatan. Tetapi bagaimana jika kita tinggal di sebuah apartemen, dimana biasanya apartemen sekarang hanya cukup untuk keluarga inti tanpa pembantu dan tidak boleh membawa anjing diatas? Walau di apartemen memang lebih aman dibanding dengan ‘land house’, tetapi bukan hanya keamanan  ( security ) saja yang kita butuhkan, melainkan lebih ke kenyamanan dan keamanan bukan dari pihak luar, tetapi justru dari internal, seperti kebakaran ( safety ) …..

Memang, semuanya mengamdung faktor resiko. Semakin maju teknolofi, semakin maju pula sistim keamanan dan kenyamanan hidup kita. Dan tempat kita yang paling nyaman untuk tinggal adalah rumah atau apartemen kita.

Sebuah rumah merupakan tempat tinggal kita yang harus aman dan nyaman. Banyak juga yang mengatakan bahwa sebuah rumah juga harus bisa meningkatkan hidup kita, dan gaya hidup kita supaya kita mempunyai kepercayaan diri untuk bisa mengembangkan eksistensi kita lebih baik lagi. Jika kita mempunyai tempat tinggal, dan peduli dengan keamanan dan kenyamanan tempat tinggal kita, atau jika kita seorang arsitek atau desainer, kita harus merencanakan rumah kita, atau bermitra dengan sebuah tim khusus untuk memberikan semua apa yang kita butuhkan ….

1357548982728602983
wib.co.il

Kita harus cerdas melangkah, karena untuk membangun tempat tinggal, kita harus menyatukan berbagai disiplin ilmu, termasuk  pencahayaan, keamanan, kenyamaan, pengudaraan atau sekedar hiburan. Kita harus membangun ‘Rumah Pintar’ …..

Apa yang disebut ‘Home Automation?’

Sebuah rumah atau tempat tinggal, masing2 individu akan berbeda dalam hal kontrol & automatisasi. Beberapa orang mungkin berpikir tentang sekedar alarm untuk bisa memberitahukan ‘ada maling’. Tetapi pada kenyataannya, ada sebuah teknologi dan akan memberikan cara yang sesuai dengan gaya hidup kita, dan akan meningkatkan  serta menambah kenyamanan, kemudahan serta keamanan rumah atau tempat tinggal kita.

Jika semua automatisasi dan kontrol rumah kita dilakukan dengan baik, hal itu akan menambah kenikmatan dan kita semakin ‘care’ dengan alat teknologi di rumah kita. Kita juga menghemat waktu kita, juga menghemat penggunaan energi untuk pengelolaan udara,air ataupun listrik. Hampir semuanya bisa dilakukn dan dikontrol dari sebuah panel kecil, sebut saja gadget kita yang selalu dalam genggaman kita ( iPad, iPhone, BB, smartphone, atau apapun ), dengan sentuhan sederhana dan elegan. 

Misalnya, kita dari kantor kita atau misalnya masih dalam mobil kita, mampu untuk bisa menyalakan tombol AC ( jika kita ingin udara rumah kita sudah dingin sesampainya di rumah ), mematikan lampu atau TV ( jika kelupaan ), ataupun sistim air serta heater dan hiburan.

13575490221816844
smarthomesolution.com
Bisa mengontrol rumah kita hanya dalam 1 genggaman tangan kita lewat gadget kita …..
Sebuah contoh sederhana, ketika kita menekan 1 tombol pada panel atau gadget kita di samping tempat tidur, akan meredupkan lampu di seluruh ruah, mematikan musik dan mempersenjatai sistim keamanan. Setelah mendengar ’suara aneh’ di luar, alarm akan berbunyi, dengan hanya1 sentuhan saja. Kemudia, ketika ada alarma panggilan, tombol yang lain akan menyalakan lampu ke kamar mandi, atau tombol berikutnya bisa menyalakan musik lembut romantis ….. Sesederhana itu sebuah solusi ‘Rumah Pintar’ ……
1357549119838634868
wikispaces.com

Sebuah ‘Rumah Pintar’ mempunyai automatisasi untuk mengintegrasikan semua sistim tersebut diatas, dan dirancang khusus untuk memungkinkan kita bisa mengontrol segalanya. Hanya dengan  meng-’klik’ sebuah tombol pada gadget kita, semuanya bisa terwujud dalam rumah kita …..

Sistem ‘Multi Audio & Video’ serta ‘Home Theater’

Jika kita suka musik, kita bisa  ‘mengisi’ seluruh rumah kita dengan ‘Mozart’. Atau bisa mengisi stiap kamar berbeda genre musiknya. Kita bisa merancang dan menginstal multi sistem ruang untuk musik dan video, dan yang penting, dimana2 di setiap kamaar rumah kita semuanya adalah musik, musik dan musik ….. dum di dum di dum …..

13575491911986811790
asesofmart.ro

Dengan pencocokan peralatan dalam lingkungan akustik, akan menyesuaikan sistem kontrol dengan kebutuhan kita untuk memberikan kita sebuah sistem yang sangat mudah digunakan! Speaker tersembunyi akan memberikan suara yang indah tanpa lelanggar estetika rumah. Bukan hanya di dalam rumah saja, tetapi bisa juga di area taman atau kolam renang kita …..

Sistem ‘Home Networking’

Home Networking merupakan sesuati yang wajib dilakukan oleh ‘Rumah Pintar’. Bukan hanya untuk komputerk, musik dan video saja, melainkan Home Networking merupakan KUNCI UNTUK MENGAKSES SEGALANYA.

1357549260355967672
ralenti.co.nz



Dalam teknologi canggih ini, jaringan bukan berupak per-kabel-an, tetapi sudah merupakan ‘jaringan nir-kabel’. Jika dalam membangun jaringan kabel, harus sebelum rumah selesai, tetapi untuk jaringan nir-kabl, bisa setiap saat kita merancangnya, tanpa harus bongkar pasang rumah kita.

Sistem ‘Home Securitu & Control Home Access

Mengintegrasikan keamanan rumah kita dengan sistem ontrol akses kedalam desain rumah bukan suatu yang mustahil. Bukan hanya memberikan yang paling aman untuk kita saja, tetapi menambahkan tingkat baru kenyamanan gaya hidup kita.

‘Rumah Pintar’ mengintegrasikan sistem keamanan di rumah yang terhubung, memungkinkan alarm, pencahayaan dan kamera sirkuit tertutup untuk dikelola dari satu panel kontrol. Televisi sirkuit tertutup, kamera jarak jauh dan sensor memberikan in-house dan pemantauan jarak jauh. Distribusi yang terintegrasi dari kamera ini dapat memberikan fasilitas untuk memantau dari layar TV di rumah. Jaringan interfacing sistem ini maka dapat memberikan fasilitas melihat salah satu kamera dari mana saja di dunia secara real time melalui web atau gadget kita. Integrasi dengan sistem kontrol akses dapat memberikan mempersenjatai otomatis dan semua sistem pemantauan jarak jauh.

Dengan sistem seperti ini pulang ke rumah akan selalu menjadi kesenangan. Bayangkan ini :

Pada mendekati rumah, kita menekan tombol pertama pada fob kunci untuk membuka gerbang utama. Menekan tombol kedua membuka pintu garasi, ketiga menonaktifkan keamanan dan rilis keempat pintu akses ke rumah dan mengaktifkan adegan rumah menyambut beralih pada lampu, AC dan tirai pembuka. 

Dan ….. taraaaaaa, AC sudah dihidupkan, musik romantis sudah dinyalakan, siap untuk terbang ke alam mimpi ……

13575492991666405745
howtobuildhouseblog.com
 
Sistem ‘Home Communication & Intercom’

‘Rumah Pintar’ juga mampu menginstal sistem digital PABX, yang memungkinkan telekomunikasi ‘multi line atau multi extention’. Juga menyediakan fasilitas intercom antar ruangan di rumah kita dan kemampuan untuk berkomunikasi dan mengoperasikan apapun, dari hanya sekedar panggilan telepon.

Diinstal dalam hubungannya dengan sistem kabel terstruktur Anda akan memiliki fleksibilitas untuk memiliki jalur masuk dialihkan ke kamar masing-masing untuk layanan seperti fax dan internet dan fasilitas untuk merelokasi ekstensi ke bagian lain dari rumah dalam hitungan menit.

Sistem ‘Home Lighting Control’

Sebuah sistem pencahayaan dirancang dengan baik adalah bagian besar dari apa yang membuat ‘Rumah Pintar’ khusus. Tidak hanya itu dapat dengan mudah mengatur suasana hati di dalam rumah, sistem kontrol pencahayaan dapat beroperasi sebagai tulang punggung untuk sistem otomatisasi berbagai rumah yang digunakan dalam rumah pintar.

Yang terbaik dari semua, menciptakan suasana yang kita inginkan dari menyambut kita pulang, menghibur tamu atau mematikan lampu untuk malam dapat yang sederhana seperti menekan satu tombol. Setiap panel sentuh dapat memiliki pencahayaan beberapa ‘adegan’ diprogram dalam, seperti ‘Romantic Dinner’, ‘Persiapan Meal’ atau ‘Waktu Movie’.

Sistem ‘Energy & Water Management’

Sebuah rumah yang benar-benar cerdas adalah salah satu yang cukup pintar untuk mengelola energi dan penggunaan air untuk Anda. Ini manfaat tidak hanya lingkungan - memberikan keuntungan keuangan yang terukur juga, baik dalam tagihan energi dan air berkurang dan nilai jual kembali tambah untuk rumah kita.

Sebuah smart meter dapat menghemat uang dengan menggunakan off-peak listrik untuk banyak kebutuhan rumah Anda. Sebagai contoh, pompa kolam renang dapat diatur untuk dijalankan pada malam hari, atau air panas di kamar mandi kita sudah siap sebelum fajar.

Penghematan energi melalui jenis tindakan dapat menjadi signifikan. Hal ini tidak hanya mengurangi tagihan listrik kita, tetapi juga memberikan nilai tambah yang cukup besar untuk rumah kita.

Teknologi rumah pintar ini juga membantu kita mengelola penggunaan air di dalam dan sekitar rumah. Sistem yang sama yang mengontrol pencahayaan, pemanasan, dan keamanan juga dapat mengontrol sistem irigasi taman rumah, menggunakan kombinasi kontrol timer dan sensor kelembaban tanah. Air hanya digunakan ketika dibutuhkan, dan dalam waktu yang diijinkan sesuai dengan pembatasan air saat ini.

***
1357549406918049042
home-automation.co

Wah ….. panjang sekali, ketika kita mulai untuk merancang tempat tinggal kita yang nyaman dan aman. Tidak cukup dengan itu saja, tetapi tempat tinggal kita harus mampu untuk memberikan kenyamanan yang hakiki dalam mereduksi fisik dan pikirn kita dari pulangnya kita dari pekerjaan kita. Dan keluarg di rumahpun, akan bisa hidup dengan nyaman, aman dan tentram …..

Salamku …..

Subscribe

Berlangganan Artikel Saya

© 2013 Christie Damayanti. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks