Senin, 29 April 2013
“Who Are You, Christie?” tanya mba Soraya Haque…
Senin, 29 April 2013 by Christie Damayanti
By Christie Damayanti

Dokumen Pribadi
Siapa yang pernah terpikir bahwa aku,
seorang preman proyek, yang ( katanya ) kasar dan benar2 hanya mau
berurusan denga nproyek, tetapi setelah sebagai insan pasca stroke dalam
keterbatasan, aku justru bisa berteman dan berasahat dengan orang2
‘penting’ yang selama ini bahkan untuk bermimpi pun tidak mingkin aku
pikirkan!
Dalam 3 tahun belakangan ini, aku tetap
bisa berkarya sebagai insan pasca stroke, walau dengn keterbatasan2ku
sekarang. Tidak gampang, memang! Sangat tidak gampang! Aku harus
bergumul dengan kelumpuhanku, yang sering membuat sedikit frutasi jika
aku tidak mampu sendiri untuk melakukan sesuatu, yang seharusnya aku
bisa! Dan jika aku berusaha sekeras2nya, dan tetap tidak ( atau belum )
bisa, pergumulanku seakan sia2 …..
Ketika selama hampir 2,5 tahun aku
melaju dengan tulisan2ku di Kompasiana, ternyata banyak sahabat2
Kompasianer mendukungku dan mengerti dengan keadaanku. Dan sejak saat
itu, banyak sekali tawaran2 untuk berbicara di banyak media untuk aku
sebagai nara sumber, termasuk aku berkenalan dengan banyak sahabat baru,
yang juga merupakan orang2 ‘penting’.
Bukan, aku tidak pernah berpikir bahwa
fokusku adalah bertemu dengan ‘orang2 penting’, tetapi ternyata roda
kehidupanku berputar dan menggelinding berlainan dengan roda kehidupanku
jaman sebagai ‘preman proyek’. Aku melaju dalam dunia tulis menulis dan
pelayanan untuk memotivasi sesama insan stroke serta melayani anak2 dan
remaja lewat Internet Sehat dan Aman.
Cerita tentang pelayananku kepada anak2
dan remaja lewat Internet Sehat dan Aman, sudah banyak disinggung di
lapakku lewat ‘cerita’ IDKita Kompasiana.
Dimana aku bisa ber-BBM
langsung dengan pejabat2 pemerintahan seperti Ibu Linda Gumelar (
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ) lihat tulisanku Berdialog dengan ‘Ibu Linda Amalia Sari Gumelar’, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Bapak Ashwin Sasongko ( Dirjen Pemberdayaan Telematika Kominfo ) lihat tulisanku Diskusi dengan Dirjen Telematika Kominfo, Bapak Ashwin Sasongko atau Ibu Mariam F.Barata ( Direktur Pemberdayaan Telematika Kominfo ) lihat tulisanku ‘The Next Action’ dengan ibu Mariam F.Barata, Direktur Pemberdayaan Telematika Kominfo atau Ibu2 Asisten dari Bu Linda ( lihat tulisankuIDKita Kompasiana Akan Berkolaborasi dengan 2 Kementerian dalam Hari Ibu 2012, dengan nyaman dan bersahabat.
Aku dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, ibu Linda Gumelar
Aku dengan Dirjen Pemberdayaan
Telematika Kominfo, Bapak Ashwin Sasongko, dengan buku IDKita
Kompasiana, pada Seminar Hari Ibu Nasional.
Aku dengan Direktur Pemberdayaan Telematika kominfo, ibu Bariam F.Barata dalam rangka sosialisasi Internet Sehat dan Aman
Aku dengan Ibu Puspito dan Ibu Tarti, Deputi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Itu baru dunia pemerintahan, dan mereka
menyambut baik untuk kita saling berdiskusi, bahkan lewat BBM. Bahkan
dengan bu Linda dan bu Mariam, aku dengan nyaman dan gampangnya bisa
ber-BBM untuk hanya sekedar ’say hello’, curhat serta mengobrol santai
…..
Aku sih benar2 tidak pernah bermimpi
untuk terjadi seperti itu, bahka ketika aku terserang stroke, aku hanya
berserah kepada Tuhan untuk aku bisa bekerja kembali demi masa depan
kedua orang anak2ku, buka untuk bertemu dengan ‘orang2 penting’ itu.
Puji Tuhan, DIA bukan hanya membuat aku bisa bekerja lagi, bahwa DIA
‘menghadiahkan’ kepadaku untuk bersahabat dengan ‘orang2 penting’ itu
…..
Belum lagi di dunia media, yang sarat
dengan orang2 yang untukku atau banyak orang yang hanya melihat wajahnya
di TV atau mendengarknya di radio. Misalnya mas Indra Lesmana ( lihat
tulisanku Bertemu dengan Mas Indra Lesmana: tentang Apps Store dan IDKita Remaja,
atau mba Soraya Haque.
Belum lagi bertemu dengan wartawan2 media serta
orang2 penting media. Seperti Kang pepih, mas Isjet atau Pak Taufik
Miradja. Atau dengan Primus sebagai wartawan Kompas ( dia adalah teman
SMP yang mengajakku menulis di Kompasiana ) Juga dengan wartawan2 radio,
seperti mas Vicky dan mba Riri dari DFM, mas Yudha, mba Hanna dan mas
Humto dari RPK. Belum lagi di komunitas2 filateli dunia …..
Aku dengan kang Pepih di acara kompas Pagi di TV Kompas menjelang Kompasianival 2012 kemarin …..
Aku dengan mas Ibdra Lesmana yang memperkenalkan Apps aplikasi iPad tentang karyanya di dunia musik …..
Dengan ber-BBM aku bisa langsung berkomunikasi dengan mereka. Sangat menyenangkan ……
Terkhusus untuk mba Soraya Haque,
sahabat baruku ketika beliau menjadi MC di acara Talk Show tentang
bersahabat pena dalam rangka Hari Kartini tanggal 26 April 2013 ( lihat
tulisanku “Jadul”-nya Cerita Ibu Kartini Bersahabat Pena, Masa sih? ).
Mba Aya sebagai MC yang memandu Talk Show dalam rangka Hari Kartini di Pinisi Edutainment Park, membuat aku senang …..
Pagi hari, kami bertemu di lobby
Pasaraya Blok M jam 8.30, yang memang belum buka. Kami bersalaman, dan
setelah kami berada di Pinisi lantai 9, kami banyak mengobrol tentang
surat2ku, dimana mba Aya ( begitu kami menyebutnya ), dan bersiap untuk
talk show. Setelah selesai, kami sempat makan siang bersama di lantai
10 Pinisi Edutainment Park. Dan aku dengan mba Aya, sempat makan berdua
cicip2an ….. benar2 seperti sahabat lama yang baru bertemu kembali ……
Mba Aya mampu membuat aku sangat bahagia
karena beliau sangat peduli denganku. Bahkan ketika aku berterima kasih
padanya untuk apapun yang beliau katakan tentang aku, mba Aya justru
memelukku di tengah makan siang kami. Mba Aya bertanya,
“Who are you, Christie?”
Aku terpengarah dengan pertanyaannya. Memangnya aku siapa?
“Aku bukan siapa2, mba Aya. Bahkan sekarang aku hanya seorang perempuan cacat karena stroke”
Itu jawabanku …..
Maksudnya mba Aya dengan pertanyaan itu
adalah aku adalah siapa yang bisa membuat hati beliau bergetar sejak
pagi tadi kami bertemu di lobby Pasaraya. Pelukannya bertambah dengan
cium pipi yang benar2 membuat aku bangga untuk bisa bersahabat
dengannya. Beliau memberikan pin BBM nya dan sudah memberikan nomor
telponnya juga untuk Valentino supaya tetap ‘keep and touch’ …..
Aku hanya tersenyum, dan mba Aya dengan
lembut memasukkan kata2 yang memotivasiku untuk lebih semangat walau aku
dalam keterbatasan ……
Kamipun mengajak mba Aya untuk bergabung
di komunitas penulis di Kompasiana. Dan beliau setuju! Bahkan semalam
kata mba Aya, beliau sudah menulis untuk Kompasiana walau aku belum
membacanya. Bahkan kami ( aku dan Valentino ) sudah mengajak mba Aya
untuk bergabung dengan IDKita Kompasiana serta komunitas internet Sehat
dan Aman. Karena kami membutuhkan seorang ‘icon’ yang dekat dengan anak2
dan keluarga untuk memotivasi anak2 dan remaja lewat berkegiatan yang
bermanfaat di internet, salah satunya dengan menulis.
Bahkan mba Aya bersedia untuk ikut ke
Yogyakarta dalam rangka sosialisadi Internet Sehat dan Aman dengan tim
IDKita Kompasiana, seperti di tulis di ID-Kita Kompasiana Berencana Sosialisasi Internet Sehat dan Aman di Kabupaten Gunungkidul
oleh Pak Joko Martono, juga untuk road show di 3 Universitas besar di
Yogyakarta dan ber-audiensi dengan Kanjeng Ratu Hemas bersama Kominfo,
tanggal 23 - 26 Mei 2013.
Dan sejak pertemuan yang membuat kami
bersahabat, kami sudah selalu ber-BBM untuk sedikit cerita2 dan berjanji
untuk bertemu lagi minggu depan ke rumahnya …..
Sahabat,
Semuanya berawal dari menulis. Bahkan
menulis untukku adalah hanya untuk terapi otakku karena stroke, menulis
juga merupakan awal tonggak sejarah bagiku, sebagai peralihan hidupku
dari seorang ‘preman proyek’ menjadi seorang Christie sebagai insan
pasca stroke yang dalam keterbatasan tetapi tetap mampu berkarya bagi
banyak orang …..
Salamku …..
Tags: Sosok
Tentang Saya:
Christie Damayanti. Just a stroke survivor and cancer survivor, architect, 'urban and city planner', traveller, also as Jesus's belonging. Follow me on Twitter
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 Responses to ““Who Are You, Christie?” tanya mba Soraya Haque…”
Posting Komentar