Kamis, 17 Mei 2012
Jaga Data-data Pribadi Remaja Kita di Jejaring Sosial
Kamis, 17 Mei 2012 by Christie Damayanti
By Christie Damayanti
inet.detik.com
Ketika kita mulai masuk remaja, pastilah kita meenjadi sangat ingin tahu yang sangat besar, tentang apapun itu. Dan karena jaman ini adalah era globalisasi, dunia internet merupakan ‘fokus’ dalam berkegiatan. Bahkan, di sekolah anakku yang besar, tugas2nya diberikan dari masing2 gurunya lewat email dan pengumpulannya kadang2 juga lewat email! Pun ketika anak2ku masih SD ( mulai kelas 2 SD ), sekolahnya mulai mengajarkan mencari gambar2 dari google untuk tugasnya.
Sekarang, anak2ku sudah duduk di kelas 1 SMP dan kelas 1 SMA. Mereka sangat antusias untuk terus membina hubungan dengan teman2nya dari sekolah atau teman2 barunya lewat internet, lewat FB. Mareka mungkin sudah mendaftar FB sekitar 3 atau 4 tahun lalu, dan mereka benar2 menikmatinya, seperti aku sejak 5 tahun lalu. Seperi aku juga, kami sering meng-confirm teman2 baru TANPA melihat ‘mutual friends’, sehingga teman2 baru kami di FB bertambah banyak dengan sangat cepat.
Masing2 dari kami, sangat menikmatinya, sampai suatu saat, Valentino selalu mengingatkanku supaya terus menjaga privacy kami, untuk tidak memasukkan data2 kami dengan sembarangan. Dan ternyata, beberapa temanku mendapat banyak teror lewat facebook, sehingga, sungguh aku benar2 ketakutan! Dan ketika ketakutan tentang teror dalam kehidupan teman2ku ada, aku selalu mewanti2 diriku sendiri dan kedua anakku untuk TIDAK PERNAH untuk meng-approved teman2 yang tidak da ‘mutual friends’ nya di FB mereka!
Kehidupan sekarang yang terfokus dalam gadget, benar2 sangat ‘membius’ remaja2 kita. Jangankan mereka, aku dan teman2ku pun ‘terbius’ olehnya, bahkan banyak di antara mereka ter-teror via internet. Kejahatan tidak hanya di dunia nyata saja, tetapi sekarang, mungkin kejahatan di dunia maya, sama banyak dengan dunia nyata ( lihat tulisanku ‘Cyber-Crime’: Kejahatan Dunia Digital….. )!
Dan FB adalah media sosial dan komunitas yang sedang digandrungi seluruh dunia. Data2 kita tercatat, jika tidak pandai2 menjaga privacy. Ketika remaja yang sedang ingin banyak tahu, dan ketika mereka mulai untuk berselancar di dunia maya, mereka pasti menemukan ’sesuatu’ yang mereka suka. Dan ketika ’sesuatu’ yang mereka suka itu ada di depan mereka, remaja2 itu dengan antusias untuk menuliskan data pribadi, lengkap dengan nomor telpon, alamat serta sekolahnya, jika ’sesuatu’ itu sangat menarik hatinya, seperti jejaring sosial seperti FB dan Tweeter. Mereka belum mengerti, bahwa ‘orang2 jahat’ mulai mengincar mereka untuk bujuk rayu mereka, dengan cara apapun, dan mereka tidak menyadarinya.
Begitu banyak teman dan sahabatku menjadi ‘tersungkur dan terpukul’ karena ulah ‘teroris’ di dunia maya, aku sangat mewanti2 untuk tidak menulis tentang data2 pribadi dan menghapus semua data mereka di jejaring sosial, serta men-delete mereka2 yang anak2ku tidak mengenalnya, terutama anakku yang perempuan, dia sudah bertumbuh menjadi gadis remaja, pintar dan cantik, siapa yang tidak terkesima melihat fotonya?
Era globalisasi sekarang ini, memang terfokus dalam dunia maya, melalui gadget dan internet. Sms, YM, inbox adalah media kita dan anak2 remaja kita dalam berinteraksi. Bayangkan, kehidupan kita masing2 hanya ada di sekolah untuk anak2 dan remaja kita, serta di kantor untuk kita, sebagai orang tuanya. Tetapi toh kita semua bisa terhubung dengan mudah, bukan hanya dengan anak2 remaja kita, juga terhubung dengan mitra kerja kita, sahabat2 kita atau saudara2 kita dimanapun di dunia ini. Jadi, bagaimana kita akan membatasi dunia maya ini dari anak2 remaja kita?
Tidak mungkin! Kuncinya adalah terus memberi pengertian kepada anak2 dan remaja2 kita, bahwa privacy sangatlah penting, serta bahwa dimanapun, baik di dunia maya apalagi di dunia nyata, sekarang merupakan salah satu titik rawan dalam kehidupan kita. Anak2 dan remaja kita harus dididik untuk mengerti tentang itu, serta diajar untuk bisa menjaga diri, karena jika kita, kedua orang tuanya, sudah tidak bisa menjaga mereka lagi, siapa yang bisa mengerti bahwa anak2 dan remaja2 kita akan terpuruk dalam masa depan yang gelap?
Mari, ciptakan dunia maya dan internet sehat untuk anak2 dan remaja2 kita dalam menyongsong masa depan mereka dengan gemilang …..
Ini adalah dedikasiku untuk mereka dan ingin membuat masa depan mereka dalam kecerahan, serta menyatakan kasih Tuhan sebagai generasi muda Indonesia …..
Bagaimana dengan anda ?
Salamku …..

Tentang Saya:
Christie Damayanti. Just a stroke survivor and cancer survivor, architect, 'urban and city planner', traveller, also as Jesus's belonging. Follow me on Twitter
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 Responses to “ Jaga Data-data Pribadi Remaja Kita di Jejaring Sosial”
Posting Komentar