Selasa, 09 April 2013

Setangkup Roti Sandwich Ikan Tuna untuk Papa…



By Christie Damayanti

1365480402826823136
Dokumen Pribadi













———————————————————————————————–

Sekitar 1 bulan sebelum papa meninggal, dan mama masih dirawat di rumah sakit, tiba2 saja papa sangat suka makan roti sandwich dan mie instan. Kalau roti sandwich ( yang biasanya roti tawar atau roti gandum ataupun croisant ) selalu penuh dengan sayur dan ikan tuna dengan mayonaise, tetapi mie instan sebenarnya beliau sangat ‘anti’.

Tetapi ternyata setelah beliau mencoba ketika aku menawarkan untuk merasakan mie tersebut di rumah, eh ….. beliau sangat menyukainya! Sehingga, mie instan ( pop mie ) merupakan persediaan setiap malam, jika beliau kelaparan tengah malam untuk bisa menyeduh sendiri ……

Hampir setiap hari saat itu, pagi setelah papa mengantarku duduk di kursi kantorku, beliau turun ke mall di bawah kantorku. Sebelum beliau ke kantornya sendiri, papa mencari beberapa sandwich di toko roti. Dan 1 atau 2 roti sandwich tersebut, papa sisihkan untuk. Beliau naik lagi ke lantai 43, tempat kantorku berada untuk memberikan roti sandwich, sama dengan roti sandwich yang papa inginkan sendiri untuk makan siang …..

Kadang2 setelah papa menjemputku, kami berjalan2 di mall untuk melatih kakiku. Ini juga sebagai terapi kakiku, dan biasanya kami berjalan2 antara ½ atau 1 jam saja. Pasti juga kami selalu ngobrol tentang apapun ……

Dan dalam 1 bulan terakhir, papa selalu mengajak aku mencari sandwich untuk kami makan selama perjalanan pulang dalam kemacetan, sambil terus mengobrol tentang ( sekali lagi ) apapun …..

Tetapi sekitar setelah mama pulang dari 2 bulan perawatannya di rumah sakit, kami tidak lagi berjalan2 di mall karena papa sering mengeluh ‘cape’, sehingga begitu papa menjemputku kami langsung ke mobil berjalan menuju pulang. Dan papa tidak mencari roti sandwich kesukaannya lagi, karena mama menunggu makan bersama di rumah, walau pagi2 papa masih mencari roti sandwich dan ‘mengirimkan’ ke mejaku di lantai 43 …..

Pernah juga, setelah aku meminta tolong papa untuk membeli beberapa keperluanku untuk kegiatan filateliku di Gramedia, aku sempat mengajak papa untuk makan croisant sandwich dengan tuna mayonaise di Dunkin Donut, dan papa sangat menyukainya …..

Atau juga ketika siang hari tiba2 papa mengajak aku makan siang di mallku di Kopitiam. Dan kami sama2 memesan setangkup roti bakar sandwich dengan  teh panas tawar kesukaan papa ( atau memakai gula diet ) …..

13654805011236663199
1365480584667408528

‘Kencan’ku terakhir bersama dengan papa di Cafe Kopitiam - Central Park, sekitar 3 minggu sebelum papa di jemput Yesus ….. Kami memesan sandwich yang sama, tetapi aku tidak memesan teh panas …..

Ah papa …… walau papa sering mengeluh cape 2 minggu terakhir sebelum papa dijemput Yesus, papa masih tetap berusaha menyenangkan aku …… *hiks* ……

***

Ketika hari pertama papa meninggal, aku mendapatkan banyak roti tawar kesukaannya untuk di buat roti sandwich. Begitu banyak roti itu …… begitu banyak kenangan tentang papa ….. 2 hari sebelum papa meninggal, papa mengatakan beliau ingin sarapan roti sandwich dengan tuna hasil masakan mama. 

Tetapi belum sempat terlaksana karena waktu itu mama pun masih harus istirahat karena baru keluar dari rumah sakit. Biasanya, mama memang memasakkan cacahan ikan tuna yang dibumbui mayonaise dan dressing salad. Dan semuanya tidak sempat terlaksana, karena papa keburu dijemput Yesus …..

Pagi itu, ketika sudah banyak kerabat yang datang untuk membantu kami dan mendukung kamui dalam doa, aku menangis diam2 melihat banyak roti tawar untuk kami …… roti tawar itu seharusnya untuk papa, untuk papa membuat isinya, sayuran serta tuna …..

“Pa, apakah papa melihatnya? Roti tawar seperti ini, memang pasti banyak di Surga, ya pa, dan lebih enak dari di dunia ya? ….. Pasti papa sudah sempat membuat roti sandwich, sambil bercengkerama dengan Yesus? 

Ah papa …..”

***
Ketika orang tua kita masih bisa menemani kita di dunia, tetaplah mengasihi mereka. Mereka adalah orang tua kita. Jika mereka, orang tua kita yang kita kasihi sudah dijemput oleh Tuhan kita, seperti papaku, kita tidak akan bertemu dengan mereka lagi, kecuali kita juga sudah dijemput Tuhan dan bersama dengan mereka ……

Seperti aku, aku belum sempat ‘membahagiakan’ papa, walau hanya sekedar setangkup roti sandwich dengan sayuran dan cacahan ikan tuna ……

Tags:

0 Responses to “Setangkup Roti Sandwich Ikan Tuna untuk Papa…”

Posting Komentar

Subscribe

Berlangganan Artikel Saya

© 2013 Christie Damayanti. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks