Senin, 04 Juni 2012
Facebook dan YM ‘Conference’ Sebagai Media Belajar untuk Anakku
Senin, 04 Juni 2012 by Christie Damayanti
By Christie Damayanti
Dokumen Pribadi
Sekarang anak2ku, dan pasti degan yang lain, sedang ulang umum. Michelle ( yang SMP ) sudah sejak minggu lalu, dan Dennis ( yang SMA ) baru Senin ini mulai dengan ulangan2nya. Michelle, yang memang selalu belajar konvensional, dan tetap selalu juara kelas, aku tidak pernah mempermasalahkan.
Dia selalu belajar di kamar, dengan soal2 yang ada, secara konvensional. Dari tahun2 yang lalun atau soal2 dari guru di sekolahnya. Dia tidak pernah belajar bersama dengan teman2nya, kecuali dengan karena tugas2 kelompok. Dmemang sangat percaya diri dalam belajar dan bersekolah, dan aku sangat mempercayainya …..
Tetapi, Dennis yang memang tertarik dengan dunia IT, dia memanfaatkan internet untuk membahas soal2 dan berdiskusi dengan beberapa temannya, seperti di dunia offline, dengan Facebook atau lewat ‘conference’ di Yahoo Messenger ( YM ).
Walau, aku sering tidak tahu, sebenarnya apa yang dia lakukan dengan laptopnya. Bahwa aku ingin menjadi seorang mama yang bijaksana dan bisa mempercayainya dalam belajar dan berkegiatan. Tetapi, pun a iaku tetap belum 100% bisa tahu, apa yang dia lakukan dengan akses internetnya, walau aku yakin sekali, bahwa anak2ku adalah anak2 yang baik dan takut akan Tuhan …..
Dennis dengan teman2nya meng-upload materi belajar dari gurunya di Facebook dan meng-tag teman2nya untuk belajar bersama.
Masing2 teman dan Dennis sendiri, meng-upload beberapa soal atau bahasan dari guru2nya, lalu mereka belajar bersama lewat chatting dan konfrens. Tetapi, dasar ABG, merekapun tidak luput dengan guyonan dan ketawa ketiwi ala ABG. Tulisan2‘wkwkwkwk’ atau ‘yo opo ngono’ dan ada emoticon lucu2, sering muncul, dan Dennis pun sering tertawa dengan teman2 ( sekolah )onlinenya.
Materi belajar yang akan diujikan besoknya.
Sejak Sabtu kemarin, aku memang ‘memanggil’ Valen untuk mengajari Dennis yang masih merasa bingung dengan soal2 accounting. Dan Dennis menyambut baik Valen untuk membuat dia lebih mengerti dan belajar. Valentino mengajarkan untuk ber-’conference’ dengan teman2nya, belajar bersama untuk membahas soal2 ulangan yang lalu. Materi dan contoh soalnya di upload ke FB mereka ( bergantian, jika masing2 memiliki soal2 yang lain ), lalu lewat chatting FB atau YM. Dan ternyata, mereka sangat menikmatinya.
Mereka ‘conference’ lewat YM atau FB, untuk membahas contoh soal2 yang akan diujikan.
Ditemani oleh Valentino, beberapa saat aku mengamati kegiatan belajar bersama antara Dennis dengan teman2nya. Jika masing2 jawaban soalnya tidak sama, mereka membahasnya di chatting dengan mencari solusi, entah lewat materi yang sudah diajarkan, atau melalui referensi lewat ‘mbah Google’. Menarik dan sangat bermanfaat …..
Valentino ‘mengajarkan’, bukan hanya materi ujiannya, tetapi media belajar serta motivasinya untuk belajar yang lebih baik, dan Dennis selalu excited ( dari pagi sampai malam ), jika Valen datang ke rumah kami …..
*Terima kasih, Valentino, we love you* …..
Aku bangga dengan kemampuan Dennis, anakku, yang bisa terbuka dan menyerap apa yang kami didik dan ajarkan untuk mese depannya. Dan belajar adalah salah satu cara, untuk Dennis bisa berkembang dalam intelegensia dan integritasnya, sebagai generasi muda …..
Biasanya, waktu ujian atau ulangan, anak2 dan remaja pasti capai dan suntuk. Mereka hanya berkonsentrasi dengan ujian2 mereka. Memang benar demikian sih, untuk terus berkonsentrasi dengan belajarnya, tetap mereka akan lebih sensitif dan cepat marah, termasuk jika kita menegurnya. Hanya sekedar untuk mandi atau makanpun, mereka akan menyambutnya dengan cemberut atau bisa saja kita dibentak, karena merasa terganggu konsentrasi belajarnya.
Tetapi saat ini, setelah Valentino mengajarkan banyak hal tentang belajar bersama lewat YM dan FB chatting ‘conference’, serta meng-upload materi dan contoh soal2 yang akan diujikan, aku mengamati bahwa Dennis sangat excited! Aku tidak tahu, apakah Dennis bisa benar2 belajar tentang materi2 ujiannya, tetapi aku tahu dan yakin bahwa Dennis sangat merasakan manfaat ‘internet sehat’ yang dia lakukan bersama teman2nya.
Aku melihat bahwa Dennis sangat antusias, apapun yng Valentino ajarkan, dan wajahnya tetap berseri2 walau aku sempat ‘menyita’ gadgetnya ( kecuali laptopnya ) selama musim ulangan umum mereka, dari dahulu sampai sekarang ini. Pun Dennis ternyata bisa menerima dengan baik, apa yang aku lakukan, adalah untuk kebaikannya. Dan ditambah dangan pengajaran yang diberikan oleh Valentino ( tentang materi ujian dan tentang media belajarnya ), Dennis bisa mengambil manfaat dengan sangat baik.
Dennis serius dengan belajar bersama dengan teman2nya untuk menghadapi ulang
umum, besok.
Ya, internet memang sebuah teknologi modern, yang memberikan akses dan kemudahan2 untuk ‘manggapai’ dunia. Dan internet memang merupakan produk masa depan, dimana anak2 dan remaja kita akan bisa menfaatkan dengan baik, ASAL kiita bisa pandai2 memotivasi mereka dengan nilai2 moral serta takut akan Tuhan.
Internet bukan untuk dilarang bagi siapapun, termasuk untuk anak2 dan remaja yang memang masih sangat ingin tahu. Walau sudah banyak kejadian negatif tentang internet, tetapi dengan kita sebagai orang tua bisa untuk terus mengontrol dan memantau mereka, internet akan bisa menjadi media belajar dan hobi yang luar biasa bagi anak2 dan remaja kita ( lihat tulisanku Sisi Positif Internet Bagi Anak-anakku : Musik dan ‘Manga’ ).
Mari kita terus memantau kegiatan anak2 dan remaja kita dalam ber-internet-ria …..
Salamku …..
Artikel sebelumnya tentang dunia internet :

Tentang Saya:
Christie Damayanti. Just a stroke survivor and cancer survivor, architect, 'urban and city planner', traveller, also as Jesus's belonging. Follow me on Twitter
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 Responses to “Facebook dan YM ‘Conference’ Sebagai Media Belajar untuk Anakku”
Posting Komentar