Rabu, 23 Februari 2011
Walau Termasuk Tanaman Hias, Nanas Merah tetap Bisa Dimakan
Rabu, 23 Februari 2011 by Christie Damayanti
By Christie Damayanti
Ibuku memang suka tanaman dan pohon2an.
Dan aku dulu sebenarnya tidak terlalu suka, tapi setelah bekerja menjadi
arsitek, ternyata untuk membuat lingkung yang apik dan asri, dibutuhkan
tanaman dan pohon2an. Apa lagi aku harus menjadi ‘key person’ di sebuah
proyek besar, dimana sebuah taman / kebun di proyek ini, mempunyai
banyak sekali jenis2 tanaman dan pohon2an. Dan aku menjadi suka, walau
tidak terlibat langsung memegang tanaman2 itu. Tetapi ibuku suka sekali
…..
Di rumahku, ada 3 taman : di depan
pagar, di depan rumah dan di samping. Dan disana banyak sekali tanaman.
Sepertinya, segala rupa …. Buah2an, bunga2an ….. dan ada yg menarik buat
aku. Padalah tanaman ini sebenarnya ( kata ibuku ) sudah lama, tetapi
aku tidak melihatnya, karena tempatnya di depan pagar dan sedikit
terpencil. Juga mungkin waktu itu belum berbuah, jadi tidak ‘terlihat’
……
Beberapa minggu lalu, aku duduk di mobil
sementara supirku sedang ambil barang yg tertinggal di depan pagar,
tiba2 aku melihatnya ….. cepet2 aku ambil kamera, dan aku melihat2 di
internet. Ternyata buah ini ( katanya ! ) melambangkan keberuntungan …..
Ialah Nanas Merah …..
Ini nanas merah punya ibuku. Dia
tumbuh di tepi jalan, dan kata ibuku, ‘tidak sengaja tertanam’. Buat
aku, sangat menarik dengan warna merahnya. Dan ternyata, sepertinya ada
beberapa jenis nanas merah.
Nanas pada umumnya adalah buah tropis
dengan kelembaban rendah. Bisa hidup dengan sinar matahari langsung atau
sebagian. Nanas merah ukurannya rata-rata lebih kecil dibanding nanas
biasa. Nanas-nanas itu berusia antara tiga hingga lima bulan. Pangkal
buah dikelilingi beberapa tunas yang ukurannya lebih kecil. Tunas di
ujung buah terkadang memiliki cabang lebih dari satu. Biasanya, nanas
merah yang memiliki tunas buah yang bercabang serta dikelilingi tunas
kecil yang tumbuhnya rata dan baik, menjadi incaran. Harganya pun mahal
karena tidak dapat direkayasa.
Bagi etnis Tionghoa, nanas merah
merupakan membawa keberuntungan bagi pemiliknya. Tidak tahu, apa yang
menjadi ‘peruntungannya’, tetapi yang jelas, nanas merah ini memang
cantik. Beberapa orang juga mengatakan, bahwa nanas merah bisa di pakai
untuk pengobatan “orang pintar”.
Ini nanas merah di depan pagar ku.
Daunnya semburat merah merata, dan ‘dagingnya’ juga hanya kemerah2an (
tidak merah kontras ). Lihat, dibawahnya ternyata ada ‘calon 3 anaknya’ …
dan ibuku langsung mengambilnya untuk dipindah ketempat lain.
Mungkin ini adalah jenis nanas merah
yg lain. Daunnya tidak terdapat semburat merah, dan ‘mahkotanya’ juga
tidak ada warna merah sama sekali.
Ini lain lagi. Sepertinya, buah
nanas merah ini benar2 berwarna merah, termasuk daunnya ( hanya yg
berdekatan dengan buahnya ). Nanas merah ini, lebih kecil dibanding
nanas merah kepunyaan ibuku ( atau memang masih kecil ?? )
Ini nanas merah yg ada di Hawaii.
Seperti yg terlihat, daunnya semua berwarna merah, tidak hanya daun yg
berada di seputar buah, tetapi semuanya. Jika tanaman ini berada di
tengah2 taman / kebuh yg melulu berwarna hijau, alangkah indahnya …..
Namun, jangan harap nanas merah akan
dibeli kalau ada cacat misalnya daun tunasnya terpotong atau rusak.
Begitu juga buahnya. Kondisi seperti itu dianggap mengganggu rezeki.
Nama ilmiah nanas merah adalah Ananas Bracteatus.
Tanamah ini termasuk tanaman hias berbunga, dan berasal dari Argentina,
Brazil dan Paraguay. Bunganya berwarna violet pucat dengan bias2 merah
dan pink ( merah muda ) dan berduri. Daunnya panjang, linier dan
melengkung. Beberapa berwarna hijau tua dan ada yg semburat merah.
Jika nanas biasa, memililki duri2 besar
di dasar daun yg melengkung ke bawah menuju dasar tanaman. Tetapi yg aku
luhat di depan pagar rumahku, duri3nya kecil dan lembut, walau tetap
saja sakit jika terkena durinya..Nanas merah yg sudah masak dapat
dimakan seperti nanas biasa, walau ‘daging’nya ‘kurus’.
Dengan melihat2 tanaman2 dan pohon2an di
taman ibuku, sepertinya bisa menambah pengetahuan untukku. Walau hanya
sekilas dan tidak mendalaminya, tetap aku bisa ‘membagikannya’, paling
tidak dengan teman2ku di Kompasiana …..
Salamku …..
Tentang Saya:
Christie Damayanti. Just a stroke survivor and cancer survivor, architect, 'urban and city planner', traveller, also as Jesus's belonging. Follow me on Twitter
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 Responses to “Walau Termasuk Tanaman Hias, Nanas Merah tetap Bisa Dimakan”
Posting Komentar