Rabu, 16 Februari 2011
'Lombard Street' : Salah Satu Jalan Paling Terkenal di Dunia
Rabu, 16 Februari 2011 by Christie Damayanti
By Christie Damaanti
Dari ‘Fisherman Wharf’, San Fransisco, ke Lombard Street hanya kurang
lebih berjalan 1 km saja. Kami menyusuri jalan2 ke Lombard untuk
menikmati jalanan berliku yg mempunyai tata ruang terbuka hijau yg
sangat unik. Dari sisi awal ( di bagian atas ), adikku menjemputnya ke
sisi Lombart akhir ( dibagian bawah ), sehingga kita bisa menyaksikan
dan memandangi keindahan jalan tersebut.
Lombard Street adalah salah satu jalan paling terkenal di dunia.
Terletak di San Fransisco, California, Amerika Serikat. Lombard street
dimulai pada Presidio Boulevard dan berakhir di pantai timur
Embarcadero.
Rumah2 di San Fransisco memang khas, yaitu rumah gaya arsitektur
Victorian. Sepanjang jalan menuju Lombard street benar2 membuat ’sejuk
di mata’. Cantik dengan tata kota yg banyak perbukitannya, dimana bisa
menjadikan ruang terbuka hijau yg luas dan lapang.
Area terbuka hijau menjadikan rumah
bergaya Victorian ini menjadi sangat spesifik. San Fransisco meman
gmempunyai arsitektur yg khas dibanding dengan arsitektur2 lain di kota2
di Amerika.
Begitu kami memasuki Lombard Street, walau
aku sering kemari, tetap saja aku terkesima melihat ‘pemandangan alam’
kebawah sana ….. ( jangan lupa, San Fransisco memang berbukit2 dan kami
memasuki Lombard dari arah atas ). Indah sekali, walau ini awal bulan
Desember, tetap saja banyak bunga2 ungu disana sini.
Lombard Street adalah paling dikenal bagi
arah satu bagian ‘Rusia Hill’ ( sebuah bukit kecil, San Fransisco
merupakan kota perbukitan ), antara Hyde dan Leavenworth, di mana jalan
raya memiliki delapan tikungan tajam, yang telah mendapatkan jalan
perbedaan menjadi yang berliku-liku ( paling berliku ) jalan di dunia.
Desain, pertama kali diusulkan oleh pemilik properti Carl Henry, lahir
dari kebutuhan dalam rangka mengurangi kemiringan bukit 27%, yang
terlalu curam untuk kendaraan. Ini juga merupakan bahaya serius untuk
pejalan kaki, yang terbiasa tanjakan yang 16 derajat. Bagian yg
melengkung / bengkok jalan, yaitu sekitar 400 m panjang, disediakan
untuk lalu lintas satu arah perjalanan timur ( menurun ) dan ditaburi
dengan batu bata merah. Batas kecepatan di bagian ini adalah 8 km / jam
saja.
Konsep ini dibuat oleh pemilik real estate, dan terkenal sampai sekarang.
Pada tahun 1999, diciptakan untuk mencoba
memecahkan masalah lalu lintas di lingkungan sekitar bagian berliku dari
Lombard Street. Pada tahun 2001, pemerintah daerah San Fransisco
memutuskan bahwa tidak akan sah secara permanen untuk lalu linta
kerdaraan. Sebaliknya, mereka memutuskan untuk musim panas larangan
parkir di wilayah tersebut, dan lalu lintas bisa dipakai hanya hari
libur saja. Pemda juga mengusulkan gagasan menggunakan minibus untuk
mengangkut wisatawan ke blok yang terkenal, meskipun warga diperdebatkan
efisiensi solusi seperti itu, karena salah satu daya tarik wisata
daerah ini adalah mengemudi di sepanjang jalan.
Rumah2 disekeliling Lombard, juga rumah2
lama gaya Victorian. Salah satunya, sangat terkenal dimana selalu ada
tanaman rambat dengan bunga2 ungu, seperti Nusa Indah. Gaya Victoriannya
sangat kental dan selalu berwarna biru dari tahun ke tahun, sedangkan
rumah2 lain berganti2 warna, sesuai pemiliknya.
Ini rumah yg paling terkenal di Lombrd
Street, aku menamainya : “Blue House with Purple Flower”. Romantis, kan?
Aku bersama ibuku.
Konsep rumah di San Fransisco adalah
serti di atas ini. Karena di San Fransisco berbukit2, maka untuk
menghemat uang, tempat dan tanah, selalu dibuat beberapa lantai : 2
lantai seperti rumah biasa, lantai basement untuk gudang dan laundry (
biasanya ) dan lantai atap untuk gallery / studio / bahkan untuk kamar
tidur tambahan.
Detail lain adalah yg sangat penting : PEDESTRIAN. Di
kanan kiri jalan selalu ada pedestrian. Apalagi, berbahaya sekali, bila
kita berjalan di jalan sempit, berliku2 dangan banak kemdaraan pula …..
Desain pedestriannya sangat mengakomodir pejalan kaki, kita heran
setiap tahun wisatawan lokal maupun asing, bertambah tiap tahunnya.
Blok Lombard antara Hyde dan Leavenworth
mulai sebagai sebuah jalan, sejak tahun 1920-an, dimana masyarakat
yang tinggal di jalan ini ingin mobil, tapi jalan itu terlalu curam
untuk kendaraan.
Bagaimanya dengan ruang terbuka hijaunya yg
unik? Henry memiliki setengah dari banyak tanah di area Lombard. Dia
menciptakan kebun mawar, dan sudah merencanakan untuk memberikan
tanahnya ke kota sebagai taman. Dan ketika dia meninggal dunia, istrinya
menjualnya untuk membayar hutang2 nya.
Sejauh mata memandang, selalu terdapat
bunga2 dan di rumah2 itu tidak ada ‘canopy2′ ( atap yg menjorok /
menonjol di atas pintu ata jendela ) itu yg menyebabkan ruang terbuka
hijaunya benar2 terasa, walau jlan ini hanya merupakan jalan kecil.
Memang, di San Fransisco curah hujan rendah, sehingga tidak perlu canopy
khusus.
Dan dimana2 selalu banyak terdapat bunga2 ungu. Konseppemeliharan taman / kebun ini, dibiayai oleh pemerintah daerah.
Bisa dibayangkan, betapa asrinya kalau
kita tinggal disana. Jarak dari masing2 rumah dengan jalan hanya
kira-kira 1 sampai 2 meter saja, sebesar sebuah pedestrian dan setiap
saat banyak wisatawan lalu lalang disana, tetapi dengan membandang ke
arah bawah, sangat membuat nyaman dan tenang, apalagi dengan bunga2 yg
selalu bermunculan di musim apapun …..
Ketika dua arah, bata jalan beraspal
dibangun pada 1922. Ini blok salah satu jalan terdiri dari 8 putaran dan
sekitar 250 langkah di setiap sisi. Perjanjian tersebut adalah bahwa
kota itu akan membayar untuk jalan, dan warga akan membayar untuk
langkah-langkah dan memelihara penanaman. Ketika pekerjaan itu selesai,
orang-orang bisa berkendara atas dan ke bawah, dan nilai-nilai properti
meningkat.
Panjang Lombard Street ini hanya beberapa
puluh meter saja, tetapi kami sangat menikmati pemandangan yg ada
disana. Sebelum adikku menjemput kami, bolak balik aku ‘meneliti’ pernak
pernik arsitektural dan ‘mencatat’ dengan membuat foto untuk di buat
suatu konsep yg bisa diterapkan di Jakarta.
1 jam lebih kami di Lombard Street sebelum
kali ke tempat lain. Dan yg jelas, walaupun hanya sebuah jalan kecil dan
berliku2, Lombard Street adalah jalan yg sangat cantik dan
menyenangkan. Sangat sayang jika dilewatkan. Apalagi oleh wisatawan
seperti aku ini, yang selalu mau tahu tentang sesuatu di suatu kota,
seperti di San Fransisco ini …..
Tentang Saya:
Christie Damayanti. Just a stroke survivor and cancer survivor, architect, 'urban and city planner', traveller, also as Jesus's belonging. Follow me on Twitter
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 Responses to “'Lombard Street' : Salah Satu Jalan Paling Terkenal di Dunia”
Posting Komentar